Tampilkan postingan dengan label Materi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Materi. Tampilkan semua postingan

20191019

Paket Materi SMP PKB Melalui PKP Berbasis Zonasi 2019

Sabtu, Oktober 19, 2019
Download modul buku Paket Materi SMP PKB Melalui PKP Berbasis Zonasi 2019
Pada kesempatan artikel ini Admin akan membagikan Kumpulan Paket Unit Pembelajaran yang sudah tersusun untuk jenjang SMP hadirnya file ini diharapkan dapat meningkatkan pembelajaran. Unit Pembelajaran PKB melalui PKP Berbasis Zonasi ini dikembangkan dikhususkan untuk Pendidikan Dasar yang dalam hal ini akan melibatkan KKG SD dan MGMP SMP.

Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan melalui Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP) Berbasis Zonasi Tahun 2019 ini dikembangkan dengan menekankan pembelajaran yang berorientasi pada Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi atau Higher Order Thinking Skills (HOTS).

Untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, serta pemerataan mutu pendidikan, maka pelaksanaan Program PKP mempertimbangkan pendekatan kewilayahan, atau dikenal dengan istilah zonasi. Melalui langkah ini, pengelolaan Pusat Kegiatan Guru (PKG) musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) SMP yang selama ini dilakukan melalui Gugus atau Rayon dalam zonasinya, dapat terintegrasi melalui zonasi pengembangan dan pemberdayaan guru. Zonasi memperhatikan keseimbangan dan keragaman mutu pendidikan di lingkungan terdekat, seperti status akreditasi sekolah, nilai kompetensi guru, capaian nilai rata-rata UN/USBN sekolah, atau pertimbangan mutu lainnya.

Paket Materi yang Admin bagikan untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama ini terdiri dari mata pelajaran IPS, IPA, Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, BK Bimbingan Konseling, PPKn, Seni Budaya, PJOK, dan Informatika.

Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan melalui Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Berbasis Zonasi merupakan salah satu upaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan meningkatkan kualitas lulusan. Program ini dikembangkan mengikuti arah kebijakan Kemendikbud yang menekankan pada pembelajaran berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skills (HOTS).

Keterampilan berpikir tingkat tinggi adalah proses berpikir kompleks dalam menguraikan materi, membuat kesimpulan, membangun representasi, menganalisis dan membangun hubungan dengan melibatkan aktivitas mental yang paling dasar yang sebaiknya dimiliki oleh seorang guru professional.

Itulah sekilas yang Admin informasikan mengenai PKB to PKP selengkapnya mengenai Modul/ Buku paket materi pembelajaran tersebut dapat Bapak dan Ibu unduh pada link dibawah ini:
Unit Pembelajaran PKP IPS SMP.pdf (LINK DOWNLOAD)
Unit Pembelajaran PKP IPA SMP.pdf (LINK DOWNLOAD)
Unit Pembelajaran PKP Matematika SMP.pdf (LINK DOWNLOAD)
Unit Pembelajaran PKP Bahasa Indonesia SMP.pdf (LINK DOWNLOAD)
Unit Pembelajaran PKP Bahasa Inggris SMP.pdf (LINK DOWNLOAD)
Unit Pembelajaran PKP Bimbingan Konseling SMP.pdf (LINK DOWNLOAD)
Unit Pembelajaran PKP PPKn SMP.pdf (LINK DOWNLOAD)
Unit Pembelajaran PKP Seni Budaya SMP.pdf (LINK DOWNLOAD)
Unit Pembelajaran PKP PJOK SMP.pdf (LINK DOWNLOAD)
Unit Pembelajaran PKP Informatika SMP.pdf (LINK DOWNLOAD)
Buku Pembelajaran HOTS SMP.pdf (LINK DOWNLOAD)
Buku Penilaian HOTS SMP.pdf (LINK DOWNLOAD)

20180917

Download Contoh Program Gerakan Literasi Sekolah

Senin, September 17, 2018
File yang akan Admin bagikan pada kesempatan artikel ini tentunya akan sangat bermanfaat dalam kegiatan yang akan Bapak dan Ibu laksanakan, file tersebut adalah Program Gerakan Literasi Sekolah. Dalam program ini telah di tuliskan secara rinci mengenai program Literasi yang tentunya sangat lengkap. Bagi Anda yang akan membuat program yang sama, file yang Admin bagikan ini tentunya dapat menjadi contoh dalam pembuatan Program Literasi yang baik dan benar.

Program yang Admin bagikan isinya sangat lengkap dan tentunya akan membantu Bapak dan Ibu dalam pembuatan program yang benar untuk Gerakan literasi sekolah. Berikut akan Admin tuliskan sekilas isi dari program tersebut lengkap bersamaan dengan link download, bagi Anda yang ingin memiliki filenya secara lengkap.
Download Contoh Program Gerakan Literasi Sekolah

Tujuan Gerakan Literasi Sekolah
Gerakan Literasi Sekolah (GLS) bertujuan:
Menumbuhkembangkan budaya literasi membaca dan menulis siswa di sekolah,
Meningkatkan kapasitas warga dan lingkungan sekolah agar literat,
Menjadikan sekolah sebagai taman belajar yang menyenangkan dan ramah anak agar warga sekolah mampu mengelola pengetahuan,
Menjaga keberlanjutan pembelajaran dengan menghadirkan beragam buku bacaan dan mewadahi berbagai strategi membaca.

Gerakan Literasi Sekolah (LGS) adalah sebuah upaya yang dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan untuk menjadikan sekolah sebagai organisasi pembelajaran yang warganya literat sepanjang hayat melalui pelibatan publik.Hal yang paling mendasar dalam praktik literasi adalah kegiatan membaca. Keterampilan membaca merupakan fondasi untuk mempelajari berbagai hal lainnya. Kemampuan ini penting bagi pertumbuhan intelektual peserta didik. Melalui membaca peserta didik dapat menyerap pengetahuan dan mengeksplorasi dunia yang bermanfaat bagi kehidupannya.Membaca memberikan pengaruh budaya yang amat kuat terhadap perkembangan literasi peserta didik.

Itulah sekilas isi dari program tersebut, selengkapnya mengenai file tersebut, dapat Bapak dan Ibu unduh pada link dibawah ini.
Contoh Program Gerakan Literasi Sekolah.zip
Cover Program Gerakan Literasi.docx
Lembar Pengesahan.docx
Program Gerakan Literasi Sekolah.docx

Demikian yang dapat Admin sampaikan, semoga file yang tersaji dapat memberikan manfaat dalam kegiatan literasi yang Bapak dan Ibu akan laksanakan dalam program literasi.

20180525

Panduan Pembuatan dan Penetapan KKM berikut Pengertian, Fungsi, Mekanisme dan Analisis KKM

Jumat, Mei 25, 2018
Penetapan kriteria minimal ketuntasan belajar merupakan tahapan awal pelaksanaan penilaian hasil belajar sebagai bagian dari langkah pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Kurikulum berbasis kompetensi yang menggunakan acuan kriteria dalam penilaian, mengharuskan pendidik dan satuan pendidikan menetapkan kriteria minimal yang menjadi tolok ukur pencapaian kompetensi. Oleh karena itu, diperlukan panduan yang dapat memberikan informasi tentang penetapan kriteria ketuntasan minimal yang dilakukan di satuan pendidikan.

Tujuan
Penyusunan panduan ini bertujuan untuk:
Memberikan pemahaman lebih luas cara menetapkan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) mata pelajaran di satuan pendidikan, serta melakukan analisis terhadap hasil belajar yang dicapai;
Mendorong peningkatan mutu pendidikan melalui penetapan KKM yang optimal sehingga meningkat secara bertahap;
Mendorong pendidik dan satuan pendidikan melakukan analisis secara teliti dan cermat dalam menetapkan KKM serta menindaklanjutinya.

Ruang Lingkup
Ruang lingkup penetapan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) mencakup pengertian dan fungsi KKM, mekanisme penetapan KKM, dan analisis KKM.

Pengertian Kriteria Ketuntasan Minimal
Salah satu prinsip penilaian pada kurikulum berbasis kompetensi adalah menggunakan acuan kriteria, yakni menggunakan kriteria tertentu dalam menentukan kelulusan peserta didik. Kriteria paling rendah untuk menyatakan peserta didik mencapai ketuntasan dinamakan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM).
Pengertian, Fungsi, Mekanisme dan Analisis KKM

KKM harus ditetapkan sebelum awal tahun ajaran dimulai. Seberapapun besarnya jumlah peserta didik yang melampaui batas ketuntasan minimal, tidak mengubah keputusan pendidik dalam menyatakan lulus dan tidak lulus pembelajaran. Acuan kriteria tidak diubah secara serta merta karena hasil empirik penilaian. Pada acuan norma, kurva normal sering digunakan untuk menentukan ketuntasan belajar peserta didik jika diperoleh hasil rata-rata kurang memuaskan. Nilai akhir sering dikonversi dari kurva normal untuk mendapatkan sejumlah peserta didik yang melebihi nilai 6,0 sesuai proporsi kurva. Acuan kriteria mengharuskan pendidik untuk melakukan tindakan yang tepat terhadap hasil penilaian, yaitu memberikan layanan remedial bagi yang belum tuntas dan atau layanan pengayaan bagi yang sudah melampaui kriteria ketuntasan minimal.

Kriteria ketuntasan minimal ditetapkan oleh satuan pendidikan berdasarkan hasil musyawarah guru mata pelajaran di satuan pendidikan atau beberapa satuan pendidikan yang memiliki karakteristik yang hampir sama. Pertimbangan pendidik atau forum MGMP secara akademis menjadi pertimbangan utama penetapan KKM.

Kriteria ketuntasan menunjukkan persentase tingkat pencapaian kompetensi sehingga dinyatakan dengan angka maksimal 100 (seratus). Angka maksimal 100 merupakan kriteria ketuntasan ideal. Target ketuntasan secara nasional diharapkan mencapai minimal 75. Satuan pendidikan dapat memulai dari kriteria ketuntasan minimal di bawah target nasional kemudian ditingkatkan secara bertahap.

Kriteria ketuntasan minimal menjadi acuan bersama pendidik, peserta didik, dan orang tua peserta didik. Oleh karena itu pihak-pihak yang berkepentingan terhadap penilaian di sekolah berhak untuk mengetahuinya. Satuan pendidikan perlu melakukan sosialisasi agar informasi dapat diakses dengan mudah oleh peserta didik dan atau orang tuanya. Kriteria ketuntasan minimal harus dicantumkan dalam Laporan Hasil Belajar (LHB) sebagai acuan dalam menyikapi hasil belajar peserta didik.
Baca juga : Aplikasi KKM Kurikulum 2013 SD Terbaru Semua Mata Pelajaran
Fungsi Kriteria Ketuntasan Minimal
Fungsi kriteria ketuntasan minimal:
sebagai acuan bagi pendidik dalam menilai kompetensi peserta didik sesuai kompetensi dasar mata pelajaran yang diikuti. Setiap kompetensi dasar dapat diketahui ketercapaiannya berdasarkan KKM yang ditetapkan. Pendidik harus memberikan respon yang tepat terhadap pencapaian kompetensi dasar dalam bentuk pemberian layanan remedial atau layanan pengayaan;
sebagai acuan bagi peserta didik dalam menyiapkan diri mengikuti penilaian mata pelajaran. Setiap kompetensi dasar (KD) dan indikator ditetapkan KKM yang harus dicapai dan dikuasai oleh peserta didik. Peserta didik diharapkan dapat mempersiapkan diri dalam mengikuti penilaian agar mencapai nilai melebihi KKM. Apabila hal tersebut tidak bisa dicapai, peserta didik harus mengetahui KD-KD yang belum tuntas dan perlu perbaikan;
dapat digunakan sebagai bagian dari komponen dalam melakukan evaluasi program pembelajaran yang dilaksanakan di sekolah. Evaluasi keterlaksanaan dan hasil program kurikulum dapat dilihat dari keberhasilan pencapaian KKM sebagai tolok ukur. Oleh karena itu hasil pencapaian KD berdasarkan KKM yang ditetapkan perlu dianalisis untuk mendapatkan informasi tentang peta KD-KD tiap mata pelajaran yang mudah atau sulit, dan cara perbaikan dalam proses pembelajaran maupun pemenuhan sarana- prasarana belajar di sekolah;
merupakan kontrak pedagogik antara pendidik dengan peserta didik dan antara satuan pendidikan dengan masyarakat. Keberhasilan pencapaian KKM merupakan upaya yang harus dilakukan bersama antara pendidik, peserta didik, pimpinan satuan pendidikan, dan orang tua. Pendidik melakukan upaya pencapaian KKM dengan memaksimalkan proses pembelajaran dan penilaian. Peserta didik melakukan upaya pencapaian KKM dengan proaktif mengikuti kegiatan pembelajaran serta mengerjakan tugas-tugas yang telah didesain pendidik. Orang tua dapat membantu dengan memberikan motivasi dan dukungan penuh bagi putra-putrinya dalam mengikuti pembelajaran. Sedangkan pimpinan satuan pendidikan berupaya memaksimalkan pemenuhan kebutuhan untuk mendukung terlaksananya proses pembelajaran dan penilaian di sekolah;
merupakan target satuan pendidikan dalam pencapaian kompetensi tiap mata pelajaran. Satuan pendidikan harus berupaya semaksimal mungkin untuk melampaui KKM yang ditetapkan. Keberhasilan pencapaian KKM merupakan salah satu tolok ukur kinerja satuan pendidikan dalam menyelenggarakan program pendidikan. Satuan pendidikan dengan KKM yang tinggi dan dilaksanakan secara bertanggung jawab dapat menjadi tolok ukur kualitas mutu pendidikan bagi masyarakat.

Mekanisme Penetapan KKM

Prinsip Penetapan KKM
Penetapan Kriteria Ketuntasan Minimal perlu mempertimbangkan beberapa ketentuan sebagai berikut:
Penetapan KKM merupakan kegiatan pengambilan keputusan yang dapat dilakukan melalui metode kualitatif dan atau kuantitatif. Metode kualitatif dapat dilakukan melalui professional judgement oleh pendidik dengan mempertimbangkan kemampuan akademik dan pengalaman pendidik mengajar mata pelajaran di sekolahnya. Sedangkan metode kuantitatif dilakukan dengan rentang angka yang disepakati sesuai dengan penetapan kriteria yang ditentukan;
Penetapan nilai kriteria ketuntasan minimal dilakukan melalui analisis ketuntasan belajar minimal pada setiap indikator dengan memperhatikan kompleksitas, daya dukung, dan intake peserta didik untuk mencapai ketuntasan kompetensi dasar dan standar kompetensi;
Kriteria ketuntasan minimal setiap Kompetensi Dasar (KD) merupakan rata- rata dari indikator yang terdapat dalam Kompetensi Dasar tersebut. Peserta didik dinyatakan telah mencapai ketuntasan belajar untuk KD tertentu apabila yang bersangkutan telah mencapai ketuntasan belajar minimal yang telah ditetapkan untuk seluruh indikator pada KD tersebut;
Kriteria ketuntasan minimal setiap Standar Kompetensi (SK) merupakan rata-rata KKM Kompetensi Dasar (KD) yang terdapat dalam SK tersebut;
Kriteria ketuntasan minimal mata pelajaran merupakan rata-rata dari semua KKM-SK yang terdapat dalam satu semester atau satu tahun pembelajaran, dan dicantumkan dalam Laporan Hasil Belajar (LHB/Rapor) peserta didik;
Indikator merupakan acuan/rujukan bagi pendidik untuk membuat soal-soal ulangan, baik Ulangan Harian (UH), Ulangan Tengah Semester (UTS) maupun Ulangan Akhir Semester (UAS). Soal ulangan ataupun tugas-tugas harus mampu mencerminkan/menampilkan pencapaian indikator yang diujikan. Dengan demikian pendidik tidak perlu melakukan pembobotan seluruh hasil ulangan, karena semuanya memiliki hasil yang setara;
Pada setiap indikator atau kompetensi dasar dimungkinkan adanya perbedaan nilai ketuntasan minimal.

Langkah-Langkah Penetapan KKM
Penetapan KKM dilakukan oleh guru atau kelompok guru mata pelajaran. Langkah penetapan KKM adalah sebagai berikut:
Guru atau kelompok guru menetapkan KKM mata pelajaran dengan mempertimbangkan tiga aspek kriteria, yaitu kompleksitas, daya dukung, dan intake peserta didik dengan skema sebagai berikut: KKM Indikator --> KKM KD --> KKM SK --> KKM MP. Hasil penetapan KKM indikator berlanjut pada KD, SK hingga KKM mata pelajaran;
Hasil penetapan KKM oleh guru atau kelompok guru mata pelajaran disahkan oleh kepala sekolah untuk dijadikan patokan guru dalam melakukan penilaian;
KKM yang ditetapkan disosialisaikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan, yaitu peserta didik, orang tua, dan dinas pendidikan;
KKM dicantumkan dalam LHB pada saat hasil penilaian dilaporkan kepada orang tua/wali peserta didik.

Penentuan Kriteria Ketuntasan Minimal
Hal-hal yang harus diperhatikan dalam penentuan kriteria ketuntasan minimal adalah:
Tingkat kompleksitas, kesulitan/kerumitan setiap indikator, kompetensi dasar, dan standar kompetensi yang harus dicapai oleh peserta didik. Suatu indikator dikatakan memiliki tingkat kompleksitas tinggi, apabila dalam pencapaiannya didukung oleh sekurang-kurangnya satu dari sejumlah kondisi sebagai berikut: a. guru yang memahami dengan benar kompetensi yang harus dibelajarkan pada peserta didik; b. guru yang kreatif dan inovatif dengan metode pembelajaran yang bervariasi; c. guru yang menguasai pengetahuan dan kemampuan sesuai bidang yang diajarkan; d. peserta didik dengan kemampuan penalaran tinggi; e. peserta didik yang cakap/terampil menerapkan konsep; f. peserta didik yang cermat, kreatif dan inovatif dalam penyelesaian tugas/pekerjaan; g. waktu yang cukup lama untuk memahami materi tersebut karena memiliki tingkat kesulitan dan kerumitan yang tinggi, sehingga dalam proses pembelajarannya memerlukan pengulangan/latihan; h. tingkat kemampuan penalaran dan kecermatan yang tinggi agar peserta didik dapat mencapai ketuntasan belajar.
Kemampuan sumber daya pendukung dalam penyelenggaraan pembelajaran pada masing-masing sekolah. a. Sarana dan prasarana pendidikan yang sesuai dengan tuntutan kompetensi yang harus dicapai peserta didik seperti perpustakaan, laboratorium, dan alat/bahan untuk proses pembelajaran; b. Ketersediaan tenaga, manajemen sekolah, dan kepedulian stakeholders sekolah. Contoh: SK 3. : Memahami kinetika reaksi, kesetimbangan kimia, dan faktor- faktor yang mempengaruhinya, serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari dan industri. KD 3.3: Menjelaskan keseimbangan dan faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran arah keseimbangan dengan melakukan percobaan. Indikator: Menyimpulkan pengaruh perubahan suhu, konsentrasi, tekanan, dan volume pada pergeseran keseimbangan melalui percobaan. Daya dukung untuk Indikator ini tinggi apabila sekolah mempunyai sarana prasarana yang cukup untuk melakukan percobaan, dan guru mampu menyajikan pembelajaran dengan baik. Tetapi daya dukungnya rendah apabila sekolah tidak mempunyai sarana untuk melakukan percobaan atau guru tidak mampu menyajikan pembelajaran dengan baik.
Tingkat kemampuan (intake) rata-rata peserta didik di sekolah yang bersangkutan Penetapan intake di kelas X dapat didasarkan pada hasil seleksi pada saat penerimaan peserta didik baru, Nilai Ujian Nasional/Sekolah, rapor SMP, tes seleksi masuk atau psikotes; sedangkan penetapan intake di kelas XI dan XII berdasarkan kemampuan peserta didik di kelas sebelumnya.

Analisis Kriteria Ketuntasan Minimal
Pencapaian kriteria ketuntasan minimal perlu dianalisis untuk dapat ditindaklanjuti sesuai dengan hasil yang diperoleh. Tindak lanjut diperlukan untuk melakukan perbaikan dan penyempurnaan dalam pelaksanaan pembelajaran maupun penilaian. Hasil analisis juga dijadikan sebagai bahan pertimbangan penetapan KKM pada semester atau tahun pembelajaran berikutnya.

Analisis pencapaian kriteria ketuntasan minimal bertujuan untuk mengetahui tingkat ketercapaian KKM yang telah ditetapkan. Setelah selesai melaksanakan penilaian setiap KD harus dilakukan analisis pencapaian KKM. Kegiatan ini dimaksudkan untuk melakukan analisis rata-rata hasil pencapaian peserta didik kelas X, XI, atau XII terhadap KKM yang telah ditetapkan pada setiap mata pelajaran. Melalui analisis ini akan diperoleh data antara lain:
KD yang dapat dicapai oleh 75% - 100% dari jumlah peserta didik pada kelas X, XI, atau XII;
KD yang dapat dicapai oleh 50% - 74% dari jumlah peserta didik pada kelas X, XI, atau XII;
KD yang dapat dicapai oleh ≤ 49% dari jumlah siswa peserta didik kelas X, XI, atau XII.
Manfaat hasil analisis adalah sebagai dasar untuk meningkatkan kriteria ketuntasan minimal pada semester atau tahun pembelajaran berikutnya. Analisis pencapaian kriteria ketuntasan minimal dilakukan berdasarkan hasil pengolahan data perolehan nilai setiap peserta didik per mata pelajaran.

Itulah informasi yang dapat Admin tuliskan pada kesempatan artikel ini, selengkapnya mengenai isi dari Panduan KKM tersebut dapat Bapak dan Ibu download pada link dibawah ini:

20180521

Materi PAI Kelas IV Kuirkulum 2013 Revisi 2017 Semester 1 dan 2

Senin, Mei 21, 2018
File yang Admin bagikan pada kesempatan artikel ini yaitu berupa pembahasan Materi untuk Pembelajaran PAI. Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti pada jenjag SD/MI di Kelas 4 terdiri dari 10 Pembelajaran dari Semester 1 ganjil dan 2 genap. Membantu Bapak dan ibu dalam meningkat pembelajan di kelas tersebut Admin membagikan file Materi ini yang berasal dari Buku Guru dan Siswa Kurikulum 2013 Revisi tahun 2017.

Materi Kelas 4 yang Admin sajikan terpisah-pisah dari setiap Pembelajarannya akan membantu Guru dan Siswa dalam memudahkan belajar pada setiap pembelajarannya, sehingga akan terbaru pemahaman materi untuk Mapel PAI. Selengkapnya mengenai file ini dapat Anda download pada link dibawah ini:
Materi PAI Kelas 4

Materi PAI Kelas 4 K13 Revisi Tahun 2017 Semester 1 dan 2

Berikut materi kelas IV Kurtilas untuk setiap Pembelajarannya :
Pelajaran 1 Mari Belajar Quran Surat AL-Falaq (Unduh)
A. Membaca Quran Surat Al-Falaq
B. Menghafal Quran Surat Al-Falaq
C. Menulis Quran Surat Al-Falaq

Pelajaran 2 Beriman Kepada Allah dan RasulNya (Unduh)
A. Beriman Kepada Allah SWT
B. Beriman Kepada Rasul Allah

Pelajaran 3 Aku Anak Salih (Unduh)
A. Jujur di Sayang oleh Allah
B. Amanah
C. Hormat dan Patuh Kepada Orang Tua dan Guru
D. Santun dan Menghargai Teman

Pelajaran 4 Bersih Itu Sehat (Unduh)
A. Mengenal Arti Bersih dan Sehat
B. Aku Senang Berwudu
C. Ayo Belajar Tayamum

Pelajaran 5 Aku Cinta Nabi dan Rasul (Unduh)
A. Kisah Teladan Nabi Ayyub
B. Kisah Teladan Nabi Musa
C. Kisah Teladan Nabi Harun
D. Kisah Teladan Nabi Zulkifli

Pelajaran 6 Mari Belajar Quran Surat Al-Fil (Unduh)

Pelajaran 7 Beriman Kepada Malaikat Allah (Unduh)
A. Makna Beriman Kepada Malaikat Allah
B. Mengenal Malaikat Allah dan Tugas-tugasnya
C. Menerima Keberadaan Malaikat Allah
D. Prilaku yang Mencerminkan Keimanan Kepada Allah

Pelajaran 8 Mari Berprilaku Terpuji (Unduh)
A. Gemar Membaca
B. Pantang Menyerah
C. Rendah hati
D. Hemat

Pelajaran 9 Mari Melaksanakan Salat (Unduh)
A. Keutamaan Salat
B. Makna Bacaan Salat
C. Prilaku yang Mencerminkan Pemahaman Ibadah Salat
E. Pengalaman Salat di Rumah dan di Masjid

Pelajaran 10 Kisah Teladan Wali Songo (Unduh)
A. Siapakah Wali Allah Itu?
B. Kisah Teladan Wali Songo

Baca juga : Materi Kelas 5 Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2017
 Demikian yang dapat Admin sampaikan, semoga materi yang tersaji untuk pembelajaran PAI ini dapat bermanfaat, terutama untuk kegiatan pembelajaran di Kelas IV SD/MI.

Pembahasan Materi PAI Kelas 5 Buku Kurikulum 2013 Revisi 2017

Senin, Mei 21, 2018
Membantu Bapak dan Ibu beserta Siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti pada jenjang SD/MI terutama pada Kelas 5. Admin pada kesempatan ini akan membahas dan membagikan link download untuk Materi PAI secara lengkap sesuai dengan Buku Kurikulum 2013 revisi tahun 2018 dalam kegiatan pembelajaran di semester 1 ganjil dan 2 genap.

File yang Admin sajikan ini tentunya akan sangat bermanfaat dalam memperkaya ilmu pengetahuan dalam pembelajaran di kelas V dan juga akan memudahkan dalam mempelajari setiap materi dalam setiap pembelajaran untuk Mapel PAI. Berikut dafta Pembahasan Materinya :
Materi PAI Kelas 5 Buku Kurikulum 2013 Revisi 2017

Materi Pembelajaran PAI Kelas 5 K13 Revisi 2017

Pelajaran 1 Mari Belajar Al-Quran Surat At-Tin (Unduh)
A. Membaca Surat At-Tin
B. Menghafal Surat At-Tin
C. Menulis Surat At-Tin
D. Makna Kandungan Surat At-Tin 

Pelajaran 2 Mengenal Allah dan KitabNya (Unduh)
A. Mari Mengenal Allah SWT
B. Mengenal Kitab-kitab Allah SWT
C. Kitab Allah SWT Membawa Ajaran Terpuji 

Pelajaran 3 Cita-citaku Menjadi Anak Salih (Unduh)
A. Orang Jujur disayang Allah
B. Hormat dan Patuh kepada Orang Tua dan Guru
C. Indahnya Saling Menghargai 

Pelajaran 4 Bulan Ramadhan yang Indah (Unduh)
A. Puasa di Bulan Ramadhan di Sayang Allah
B. Memperbanyak Kebaikan di Bulan Ramadhan
C. Manfaat Puasa Ramadhan 

Pelajaran 5 Rasul Allah Idolaku (Unduh)
A. Kisah Teladan Nabi Dawud
B. Kisah Teladan Nabi Sulaiman
C. Kisah Teladan Nabi Ilyas
D. Kisah Teladan Ilyasa
E. Kisah Teladan Nabi Muhammad SAW 

Pelajaran 6 Mari Belajar Al-Quran Surat Al-Maun (Unduh)
A. Ayo Membaca Surat AL-Maun
B. Ayo Menghafal Suarat Al-Maun
C. Ayo Menulis Surat Al-Maun
D. Makna Kandungan Surat Al-Maun 

Pelajaran 7 Mari Mengenal Rasul-rasul Allah (Unduh)
A. Apa Makna Rasul Allah?
B. Tugas dan Sifat Rasul-rasul Allah
C. Rasul Ulul 'Azmi
D. Kisah Teladan Nabi Muhammad Sebagai Ulul Azmi
E. Kisah Terpuji Para Rasul dan Rasul Ulul Azmi 

Pelajaran 8 Mari Hidup Sederhana dan Ikhlas (Unduh)
A. Mari Hidup Sederhana
B. Mari Ikhlas Beramal 

Pelajaran 9 Indahnya Salat Terawih dan Tadarus Al-Quran (Unduh)
A. Salat Terawih
B. Tadarus Al-Quran 

Pelajaran 10 Kisah Teladan Lukman (Unduh)
A. Siapakah Luqman?
B. Luqman Banyak Bersyukur
C. Nasihat Luqman Kepada Anaknya

Baca juga : RPP Kelas 5 Semester 2 Kurikulum 2013 Revisi 2017 Literasi, PPK, HOTS
Demikian sekilas informasi yang dapat Admin sampaikan untuk materi kelas 5, semoga file yang tersaji dapat bermanfaat dalam kegiatan pembelajaran yang Anda laksanakan untum mata pelajaran PAI jenjang SD/MI.

20180510

Cara Penggunaan Aplikasi Monev SIMPKB Laporan Pelatihan Kurikulum 2013 Tahun 2018

Kamis, Mei 10, 2018
Laporan Pelatihan Kurikulum 2013 Tahun 2018
Pelatihan Kurikulum 2013 kembali akan dilaksanakan pada tahun 2018 ini berbagai persiapan tentunya wajib dilaksankan secara baik agar kegiatan tersebut dapat berjalan dengan benar. salah satu yang harus Anda pahami yaitu informasi yang akan Admin bagikan yaitu perihal Tata Cara Penggunaan Aplikasi Monev Simpkb Untuk Pelaporan ( Upload Foto Kegiatan ) Pada Pelatihan Kurikulum 2013 Tahun 2018.

Berikut selengkapnya mengenai informasi tersebut: Pelatihan Guru Sasaran Kurikulum 2013 tahun 2018 akan dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK). Untuk memonitoring pelatihan tersebut di seluruh wilayah Indonesia, GTK akan menggunakan aplikasi pada ponsel berbasis android, yang bernama monev simpkb. Pelaksanaan monitoring dilakukan oleh fasilitator yang mengajar di kelas pelatihan masing-masing, dengan cara mengupload foto kegiatan di kelas setiap hari selama pelatihan berlangsung. Pada foto yang diupload oleh fasilitator akan terekam oleh server GTK. Dari foto yang terupload tersebut terdapat data di mana foto diambil, hari dan jam berapa foto tersebut diambil.

Hal yang perlu diperhatikan:
Akun yang dibagikan ke masing-masing peserta penyegaran IK hanya dapat dipergunakan pada aplikasi monev di android saat yang bersangkutan telah diset bertugas di kelas.
Peserta penyegaran IK yang telah mendapatkan akun pada saat pelatihan, berarti namanya sudah dientry pada sistem SIM PKB untuk K13, yang nantinya akan dipilih oleh sekolah inti sebagai penyelenggara pelatihan K13 (sekolah inti hanya dapat memilih nama yang ada pada aplikasi, apabila ada kelebihan fasilitator, maka secara otomatis ada fasilitator yang tidak mendapatkan tugas mengajar)
Pada web simpkb.id status Bapak/Ibu sebelum ditugaskan di kelas adalah kandidat Instruktur Diklat K 13, setelah ada penugasan, kata “kandidat” akan dihilangkan.

Langkah langkah penggunaan Aplikasi Monev SIMPKB Laporan Pelatihan Kurikulum 2013 Tahun 2018


  • Buka ponsel android, pastikan ponsel terkoneksi dengan internet. Buka playstore, ketikkan na simpkb”
  • Maka akan muncul seperti tampilan berikut, lalu pilih instal
  • Setelah dipilih install akan muncul seperti gambar berikut, lalu pilih terima, maka proses download akan berlangsung
  • Setelah download selesai, maka akan muncul tampilan seperti berikut, pilih buka
  • Aplikasi akan berjalan, dan diminta untuk memasukkan email dan password.
  • Maka akan muncul pilihan-pilihan kelas dan rayonnya. Pada saat sudah ada penugasan, maka yang akan muncul di layar hanyalah kelas di mana Bapak/Ibu ditugaskan
  • Pilih salah satu rayon ( apabila Bapak/Ibu ditugaskan di dua kelas pada tanggal yang berbeda, pilihlah kelas yang sesuai dengan tanggal penugasan)
  • Maka akan muncul tampilan seperti berikut
  • Untuk melaporkan foto kegiatan, pilih gambar kamera merah di kanan bawah. PASTIKAN LOKASI / GPS DI HP TELAH DIAKTIFKAN, PENGAMBILAN FOTO TIDAK DAPAT DILAKUKAN APABILA GPS DI HP NON AKTIF
  • Setelah diklik tombol kamera merah akan muncul seperti berikut, pilih gambar kamera merah di kanan atas
  • Kemudian muncul menu kamera, tekan tanda yang dilingkari merah untuk mengambil foto suasana kelas (dalam contoh ini adalah foto sandal yang diambil).
  • Setelah foto berhasil diambil akan muncul tampilan berikut, pilih tanda disket atau yang dilingkari merah (pada beberapa jenis HP tanda disket dapat berupa checklist √; atau tulisan oke)
  • Sebelum mengupload foto, pilih terlebih dahulu pelatihan hari ke berapa yang akan diupload fotonya, tambahkan keterangan seperlunya pada pilihan keterangan
  • Misalkan diisikan laporan hari ke-5, keterangan diisi hari 5 siang.
  • Untuk mengupload/ mengirimkan foto pilih tanda checklist hijau di kanan atas tampilan
  • Foto bapak/ibu sudah terkirim ke server ditjen GTK. Perlu diketahui foto yang diupload memuat informasi tanggal, jam, dan lokasi pengambilan foto. Dengan demikian apabila bapak/ibu ditugaskan di kelas di kecamatan A, tetapi foto yang diupload diambil dari kecamatan lain, hal ini akan terdeteksi. Untuk memastikan bahwa foto yang diupload sudah benar-benar terupload, bisa dicheck pada rayon yang dipilih di awal. Apabila dipilih rayon awal tempat mengupload foto, maka foto tersebut akan terpampang di tampilan rayon tersebut.
Itulah sekilas yang dapat Admin informasi, lebih lengkap dan jelasnya Bapak dan Ibu dapat download File Tata Cara Penggunaan Aplikasi Monev pada link dibawah secara lengkap:

Demikian yang dapat Admin sampaikan, semoga informasi dan file yang kami bagikan ini dapat bermanfaat dalam pembuatan laporan pelatihan K13 pada tahun 2018 ini.

20180503

Panduan Aplikasi E Raport SMK 2018 Versi 4.0

Kamis, Mei 03, 2018
Aplikasi E-Raport SMK terbaru
Dalam rangka pengendalian mutu penilaian, Direktorat Pembinaan SMK mengembangkan aplikasi berbasis web ”e-Rapor SMK Bisa” yang berlaku untuk Kurikulum KTSP 2006 dan KTSP 2013. Aplikasi e-Rapor versi terbaru 4.0 tahun 2018 yang dikembangkan saat ini adalah perangkat lunak berbasis web untuk mempermudah pendidik dan satuan pendidikan mengimplementasikan Permendikbud tersebut.

Panduan penggunaan Aplikasi E Raport ini disusun sebagai acuan praktis bagi para guru dalam merencanakan, mengolah, menganalisis, dan melaporkan kegiatan penilaiannya dengan menggunakan aplikasi tersebut. Diharapkan dengan buku panduan ini, para guru dapat melaksanakan tugasnya dalam melakukan penilaian secara lebih profesional sehingga pada gilirannya mutu pendidikan kita dapat lebih terjaga dan terus meningkat.

Aplikasi e-Rapor yang dikembangkan saat ini adalah perangkat lunak berbasis web untuk mempermudah pendidik dan satuan pendidikan mengimplementasikan Permendikbud tersebut. Tujuan akhirnya tidak lain adalah untuk mempermudah dalam menyusun laporan hasil penilaian peserta didik berupa laporan per penilaian, laporan pencapaian kompetensi, rapor, dan legger.

Bagi Anda Operator Sekolah pada jenjang Sekolah Menengah Kejuruan tentunya sudah tidak asing dengan Aplikasi eRapor versi sebelumnya. Versi terbaru ini sedikit berbeda dan ada beberapa pembaharuan yang tentunya semakin menyempurnakan Apliaksi ini. Maka dari itu untuk penggunaan yang lebih maksimal, berikut Admin bagikan secara lengkap link download untuk Panduan Aplikasi Eraport tahun 2018 .
Link Download :
Link File Panduan Aplikasi E Raport SMK 2018 Versi 4.0 PDF

Informasi dari isi Panduan Aplikasi E Raport SMK Tahun 2018 Versi 4.0

Penilaian pendidikan merupakan proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik mencakup : penilaian kinerja, penilaian diri, penilaian berbasis portofolio, penilaian harian, penilaian tengah semester, penilaian akhir semester, ujian tingkat kompetensi, ujian mutu tingkat kompetensi, ujian nasional, ujian sekolah berstandar nasional, dan ujian sekolah/madrasah. Adapun beberapa pengertian pada penilaian Pendidikan Menengah Kejuruan, secara umum dapat diuraikan sebagai berikut:
Standar Penilaian Pendidikan adalah kriteria minimum mengenai lingkup, tujuan, manfaat, prinsip, instrumen, bentuk, mekanisme, prosedur, dan pelaporan penilaian hasil belajar peserta didik pada PMK.
Penilaian adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mengukur capaian hasil belajar peserta didik.
Pembelajaran adalah proses interaksi antar peserta didik, antara peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar.
Penilaian pembelajaran adalah kegiatan untuk mengetahui proses dan kemajuan pembelajaran secara berkesinambungan.
Penilaian kinerja merupakan penilaian yang dilakukan secara komprehensif untuk menilai mulai dari masukan (input), proses, dan keluaran (output) pembelajaran.
Penilaian diri merupakan penilaian yang dilakukan sendiri oleh peserta didik secara reflektif untuk membandingkan posisi relatifnya dengan kriteria yang telah ditetapakan.
Penilaian berbasis portofolio merupakan penilaian yang dilaksanakan untuk menilai keseluruhan entitas proses belajar peserta didik termasuk penugasan perseorangan dan/atau kelompok di dalam dan/atau di luar kelas khususnya pada sikap/perilaku dan keterampilan.
Penilaian Harian (PH) merupakan kegiatan yang dilakukan secara periodik untuk menilai kompetensi peserta didik setelah menyelesaikan satu Kompetensi Dasar (KD) atau lebih.
Ujian Tengah Semester (UTS) merupakan kegiatan yang dilakukan oleh pendidik untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik setelah melaksanakan 8-9 minggu kegiatan pembelajaran. Cakupan penilaian tengah semester meliputi seluruh indikator yang merepresentasikan seluruh KD pada periode tersebut.
Ujian Akhir Semester (UAS) merupakan kegiatan yang dilakukan oleh pendidik untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik diakhir semester. Cakupan penilaian meliputi seluruh indikator yang merepresentasikan semua KD pada semester tersebut.
Ujian Tingkat Kompetensi (UTK) merupakan kegiatan pengukuran yang dilakukan oleh satuan pendidikan untuk mengetahui pencapaian tingkat kompetensi. Cakupan UTK meliputi sejumlah Kompetensi Dasar yang merepresentasikan Kompetensi Inti pada tingkat kompetensi tersebut.
Ujian Mutu Tingkat Kompetensi (UMTK) merupakan kegiatan pengukuran yang dilakukan oleh pemerintah untuk mengetahui pencapaian tingkat kompetensi. Cakupan UMTK meliputi sejumlah Kompetensi Dasar yang merepresentasikan Kompetensi Inti pada tingkat kompetensi tersebut.
Unit Kompetensi terdiri atas beberapa Kompetensi Dasar (KD) untuk mencapai kemampuan melaksanakan satu bidang pekerjaan spesifik.

Kriteria Ketuntasan Minimal yang selanjutnya disebut KB adalah kriteria ketuntasan belajar untuk mata pelajaran muatan umum ditentukan oleh satuan pendidikan dan mata pelajaran muatan kejuruan ditentukan oleh satuan pendidikan bersama dengan DUDI dan/atau lembaga terkait.
Praktik Kerja Lapangan yang selanjutnya disebut PKL adalah kegiatan pembelajaran yang dilakukan di DUDI dan/atau lapangan kerja lain untuk penerapan, pemantapan, dan peningkatan kompetensi.
Pendidikan Sistem Ganda (Dual sistem Education) yang selanjutnya disebut PSG adalah bentuk penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan kejuruan secara sistematik dan terpadu antara program pendidikan di sekolah dan program pelatihan di DUDI.
Baca juga : Aplikasi Pengarsipan Data Ijazah Siswa Sekolah/Madrasah
Tujuan
Sebagaimana telah menjadi Standar Nasional Pendidikan Indonesia Proses Penilaian merupakan bagian dari standar yang juga dijadikan barometer pendidikan secara nasional dalam aplikasi ini pada dasarnya memiliki tujuan sebagai berikut:

  1. Menjadikan sebagai bagian dari hasil representasi evaluasi terhadap proses pendidikan yang di terapkan melalui proses perencanaan, penilaian dan pelaporan hasil evaluasi belajar siswa pada satuan pendidikan oleh guru mata pelajaran sebagaimana ketentuan yang telah ditetapkan dalam pedoman penilaian dan standar penilaian;
  2. Mengakomodir kepentingan satuan pendidikan serta stakeholder dalam Proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik mencakup: penilaian kinerja, penilaian diri, penilaian berbasis portofolio, penilaian harian, penilaian tengah semester, penilaian akhir semester, ujian tingkat kompetensi, ujian mutu tingkat kompetensi, ujian nasional, ujian sekolah berstandar nasional, dan ujian sekolah/madrasah;
  3. Menerapkan penilaian otentik oleh guru berdasarkan standar kompetensi dan kompetensi dasar setiap mata pelajaran dan tahapan penilaian pembelajaran di rombongan belajar pada satuan pendidikan;
  4. Memfasilitasi dalam kompilasi nilai yang dijadikan sebagai nilai akhir rapor yang merupakan bagian tugas wali kelas untuk memberikan laporan hasil belajar siswa kepada stakeholder dan orang tua/wali siswa pada setiap semester mencakup sikap, kehadiran, prestasi, nilai angka, predikat, deskripsi dan capaian hasil belajar lainnya dalam kurun waktu satu semester;
  5. Memudahkan proses penilaian secara online berbasis internet dan intranet dengan dukungan aplikasi berbasis web sehingga bisa dilakukan proses penilaian dan pelaporan secara terintegrasi.


Kebutuhan Minimal Perangkat
Spesifikasi minimal server lokal yang harus disediakan untuk aplikasi e-Rapor SMK Bisa adalah sebagai berikut:

Perangkat Keras
a. Processor Intel Core i5 (Prosesor 64 bit)
b. RAM minimal 8 GB DDR3
c. Jenis PC/Tower/Desktop dan bukan Laptop d. UPS Minimal 500VA
e. Ethernet port

Perangkat Lunak
a. Sistem Operasi 64 bit (Windows 7/Windows 8/Windows 10/ Windows server /Linux)
b. Apache 2.4 o PHP 5.6 (untuk non-installer)

Pengguna
Administrator adalah tenaga pendidik atau tenaga kependidikan memiliki kompetensi atau pengalaman di bidang teknologi informasi dan komunikasi.

Struktur Aplikasi

  1. Antarmuka; Antarmuka Aplikasi e-Rapor SMK Bisa Versi 4.0 menggunakan web html 5.0, CSS Bootstrap, FrameWork AJAX, JavaScript yang umum dan banyak digunakan dan bersifat opensource, secara umum halaman utama aplikasi e-Rapor SMK Bisa untuk publik.
  2. Backend; Aplikasi e-Rapor SMK Bisa versi 4.0 secara umum dari sisi server dan aplikasi itu sendiri menggunakan PHP sebagai bahasa pemrograman, MySQL basis data, Apache Web Server, dan API Web Service.


Entitas Pengguna
Pada aplikasi e-Rapor SMK Bisa versi 4.0 terdapat 6 tingkatan pengguna yaitu Administrator, Tata Usaha, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Wali Kelas, Guru, dan Siswa/Orang tua siswa. Untuk guru dapat memiliki status sebagai wali kelas, dan wakil kepala sekolah bidang kurikulum.

  1. Administrator/Tata Usaha; Administrator/Tata Usaha adalah entitas yang bertugas dan bertanggung jawab atas semua ketersediaan, validitas dan reabilitas sistem mencakup semua fungsi kerja sistem baik perangkat keras, perangkat lunak dan pengguna lainnya. Selain dari itu menyiapkan dan sumber data termasuk referensi basis data master seperti guru, siswa, mata pelajaran, rombongan belajar, profil sekolah, kop surat, kompetensi keahlian, pembelajaran, ekstrakurikuler, teknik penilaian dan sikap untuk kebutuhan transaksi penilaian dan pelaporan dalam aplikasi.
  2. Guru Mata Pelajaran; Guru mata pelajaran memiliki peranan sebagai perencana penilaian dalam aplikasi yang menentukan aktivitas penilaian seperti Penilaian Harian, PTS, PAS dan lainnya baik aspek pengetahuan maupun keterampilan dengan teknik penilaian dan Kompetensi Dasar yang disediakan langsung atau ditambahkan sesuai kebutuhan. Perencanaan tersebut dilakukan penilaian sebagai mana mestinya berdasarkan perencanaan yang telah dibuat.
  3. Wali Kelas; Wali Kelas menginput absensi, ekstrakurikuler sikap, prestasi, PPK dan pencetakan rapor.
  4. Wakasek Bidang Kurikulum; Wakasek Bidang Kurikulum melakukan monitoring dan memvalidasi seluruh aktivitas penilaian agar sesuai dengan kaidah-kaidah penilaian.
  5. Peserta Didik; Peserta didik melihat perkembangan hasil penilaian dari Satuan Pendidikan sebagai hasil proses pembelajaran yang dilakukan dalam kurun satu semester aktif.
Demikian yang dapat Admin sampaikan, semoga informasi mengenai Aplikasi eRaport versi terbaru tahun 2018 ini dapat bermanfaat dalam memaksimalkan penggunakan e-raport pada jenjang SMK.

20180207

Panduan Pelaksanaan OSN SMA Tahun 2018

Rabu, Februari 07, 2018
Panduan ini di buat agar kegiatan OSN dapat dilaksanakan dengna baik dan benat untuk jenjang SMA, Pandua Pelaksanaan atau lebih di kenal dengan JUKNIS ini berisi mengenai sagala sesuatu yang berhubungan dengan kegiatan Olimpiade Sains Nasional yang akan di laksanakan pada tahun 2018 ini. Kegiata OSN SMA meliputi 9 bidang keilmuan yaitu Matematika, Fisika, Kimia, Informatika/Komputer, Biologi, Astronomi, Ekonomi, Kebumian dan Geografi.

OSN 2018 diselenggarakan sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan sains sekaligus upaya untuk menumbuhkan karakter siswa yang jujur, disiplin, sportif, tekun, kreatif, tangguh dan cinta tanah air. Melalui OSN diharapkan potensi dan bakat kecerdasan kognitif siswa di bidang sains dapat dimotivasi dan difasilitasi sehingga berkembang dengan baik dan kita peroleh calon-calon terbaik untuk kita ikut sertakan dalam olimpiade sains internasional.
Panduan Pelaksanaan OSN SMA Tahun 2018

Penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan salah satu syarat utama kemajuan sebuah bangsa. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah melakukan berbagai upaya dalam rangka pengembangan bakat dan minat siswa SMA dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Upaya-upaya tersebut dilakukan melalui berbagai lomba/olimpiade baik nasional maupun internasional. Olimpiade Sains Nasional (OSN) ini diharapkan dapat mengantarkan siswa untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, Olimpiade ini juga merupakan bagian penting dalam pemerataan prestasi dan memaksimalkan potensi siswa bertalenta dan berkarakter dari seluruh
pelosok Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Selain sebagai sebuah strategi untuk meningkatkan mutu pendidikan, Olimpiade Sains telah memiliki posisi khusus pada berbagai ajang bergengsi di dunia internasional dalam penguasaan sains oleh para siswa. Maka, melalui sistem kompetisi yang sistematis dan berjenjang ini diharapkan terbangun ruang seluas-luasnya bagi siswa untuk mengekplorasi kemampuan dalam bidang sains dan mencapai puncak potensi terbaiknya. Pencapaian prestasi yang maksimal akan ditunjukan dengan lahirnya juara-juara Olimpiade Sains yang mumpuni dan berdaya saing tinggi yang siap berkompetisi pada tingkat internasional.
Baca juga : Petunjuk Pelaksaan FLS2N SMP 2018 (JUKLAK/JUKNIS) dan Petunjuk Pelaksaan O2SN SMP Tahun 2018 (JUKLAK-JUKNIS)

Tujuan umum dan khusus penyelenggaraan OSN SMA 2018 antara lain:

1. mendapatkan dan mengembangkan siswa bertalenta dan berkarakter dengan prestasi internasional, sehingga mampu berkontribusi sebagai pionir pembangunan melalui ilmu pengetahuan dan teknologi, untuk mewujudkan bangsa yang unggul.
2. mendorong pemerataan prestasi untuk memaksimalkan penemuan siswa bertalenta dan berkarakter dari seluruh pelosok Negara Kesatuan Republik Indonesia.
3. menciptakan atmosfer berkompetisi dan berprestasi yang sehat, serta mendorong tumbuh kembangnya budaya silih asuh di sekolah dan semua pemangku kepentingan.

Tujuan Khusus:
1. menyelenggarakan seleksi secara berjenjang bagi peserta OSN dimulai dari Tingkat Sekolah, Tingkat Kabupaten/Kota, Tingkat
Provinsi, dan Tingkat Nasional (OSN).
2. menyeleksi siswa yang mempunyai kompetensi/kemampuan dalam bidangnya masing-masing, yaitu bidang Matematika, Fisika, Kimia, Informatika/Komputer, Biologi, Astronomi, Ekonomi, Kebumian, dan Geografi.
3. menyiapkan calon peserta yang dapat diandalkan untuk mewakili Indonesia untuk Olimpiade Tingkat Internasional.

Itulah yang dapat Admin tulisan pada kesempatan artikel ini mengenai informasi JUKNIS OSN SMA untuk Tahun 2018, selengkapnya mengenai file tersebut dapat Bapak dan Ibu download pada link di bawah ini secara lengkap dalam bentuk PDF.
Link unduhan Panduan Pelaksanaan OSN SMA Tahun 2018

Hasil dari OSN SMA 2018 di harapkan dapat  terselenggaranya seleksi secara berjenjang peserta OSN dimulai dari Tingkat Sekolah, Tingkat Kabupaten/Kota, Tingkat Provinsi, dan Tingkat Nasional., terseleksinya calon peserta Olimpiade Sains Kabupaten/Kota (OSK) untuk diikutsertakan ke Olimpiade Sains Provinsi (OSP), terseleksinya pemenang OSP untuk diikutsertakan ke Olimpiade Sains Nasional (OSN), dan terseleksinya siswa terbaik dari Tingkat Nasional yang akan dipersiapkan untuk mengikuti Olimpiade Sains Internasional, dan terseleksinya peserta OSN bidang Matematika, Fisika, Kimia, Informatika/Komputer, Biologi, Astronomi, Ekonomi, Kebumian, dan Geografi.

20180204

Petunjuk Pelaksaan FLS2N SMP 2018 (JUKLAK/JUKNIS)

Minggu, Februari 04, 2018
Dalam setiap kegiatan perlombaan yang di laksanakan Petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis merupakan file yang harus kita miliki agar kita dapat memahami dengan jelas berbagai hal mengenai perlombaan tersebut. Nah di artikel ini JUKLAK/JUKNIS yang akan Admin bagikan yaitu perihal Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) yang setiap tahun sering di laksanakan pada jenjang SMP. Dan di tahun 2018 ini telah hadir JUKNIS untuk persiapan pelaksaannya. Berikut sedikit kutipan dari Buku Petunjuk Pelaksaan kegiatan FLS2N SMP.

Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) adalah suatu kegiatan yang bersifat kompetisi di bidang seni antar siswa SMP atau yang sederajat dalam lingkup wilayah atau tingkat lomba tertentu. Kegiatan FLS2N tidak hanya berorientasi pada kompetisi peserta didik. Esensi kegiatan ini terletak pada nilai pendidikannya, yaitu menjadikan FLS2N sebagai pengalaman belajar (learning experience). Tidak dipungkiri bahwa dalam FLS2N ini ada aktivitas kompetisi dan unjuk kemampuan. Tetapi satu hal yang harus diingat bahwa FLS2N dibangun untuk menjadi ajang pembelajaran terutama dalam hal olah pikir, olah hati, dan olah rasa. Selain itu FLS2N diharapkan juga dapat mengembangkan sikap dan kepribadian, seperti sikap saling menghargai, saling menghormati, solidaritas dan toleransi. Oleh karena itu, keberadaan FLS2N Tahun 2018 sangat penting untuk mewujudnya tujuan pendidikan nasional dalam peningkatan mutu pendidikan dan penguatan pendidikan karakter.
Petunjuk Pelaksaan FLS2N SMP 2018 (JUKLAK/JUKNIS)
Persyaratan peserta FLS2N adalah siswa SMP, MTs negeri dan swasta atau yangsederajat dengan ketentuan sebagai berikut:
Bukan juara I, II, III, Harapan I, Harapan II, Harapan III, dan Penyaji Terbaik FLS2N SMP Tingkat Nasional tahun sebelumnya;
Siswa kelas VII atau VIII yang masih berstatus sebagai siswa SMP dan masih aktif saat mengikuti lomba dengan dibuktikan surat keterangan dari Kepala Sekolah yang bersangkutan;
Siswa yang terpilih sebagai peserta terbaik dari setiap jenis/cabang lomba yang dilombakan di Tingkat Provinsi;
Memiliki NISN (Nomor Induk Siswa Nasional) dan terdaftar di data pokok peserta didik yang diperoleh dari Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
Baca juga Petunjuk Pelaksaan O2SN SMP Tahun 2018 (JUKLAK-JUKNIS)
Cabang yang dilombakan pada FLS2N 2018 terdiri atas 5 (lima) jenis cabang seni sebagai berikut :
  1. Festival Kreativitas Tari;
  2. Festival Kreativitas Musik Tradisional;
  3. Lomba Gitar Solo;
  4. Lomba Menyanyi Solo; dan
  5. Lomba Desain Poster
Lomba diselenggarakan secara bertingkat, yaitu:
  1. Tingkat sekolah
  2. Tingkat kabupaten/kota
  3. Tingkat provinsi
  4. Tingkat nasional
Selengkapnya mengeai JUKNIS/JUKLAK FLS2N ini dapat Bapak dan Ibu download melalui link di bawah ini.

Hasil yang diharapkan dari kegiatan FLS2N ini dalah 
  1. Terciptanya suasana kompetitif yang sehat antar siswa, antar sekolah, dan antar provinsi di bidang kesenian;
  2. Mengembangkan penguatan pendidikan karakter di bidang seni budaya melalui kreativitas siswa;
  3. Terwujudnya rasa cinta terhadap nilai tradisi yang berakar pada budaya bangsa;
  4. Terwujudnya sikap toleransi dan cinta terhadap nilai tradisi yang berakar pada budaya bangsa; dan
  5. Terwujudnya rasa ke bhinekaan yang semakin kuat.
Demikian yang dapat Admin sampaikan perihal petunjuk pelaksanaan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) jenjang SMP di tahun 2018, semoga informasi tersebut dapat memberikan manfaat bagi persiapan untuk mengikuti kegiatan tersebut.

20180121

Kumpulan Materi PKN Kelas II SD/MI Semester 2

Minggu, Januari 21, 2018
Seorang Guru sebelum melaksanakan kegiatan pembelajaran tentunya harus menguasai materi yang akan di sajikan. Dan untuk mata pelajaran PKn pada kesempatan ini Admin akan membagikan secara lengkap Ringkasan materi untuk semester II secara lengkap bagi Anda Guru Kelas yang mengampu pada Kelas 2 SD/MI. Di harapakan file yang tersaji di artikel ini dapat membantu Anda dalam menguasai materi pendidikan kewarganegaaran secara lengkap, sehingga dapat di berikan kepada siswa secara maksimal. File Materi PKn ini telah admin save dalam bentuk pdf sehingga Bapak dan Ibu akan lebih mudah untuk membaca dan mencermatinya. Berikut selengkapnya Admin gambarkan lengkap dengan link download nya.

Lalu matari apa saja yang harus Bapak dan Ibu kuasai untuk Mapel PKN Kelas 2? untuk Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan jenjang SD/MI Semester 2 ini terdiri atas 5 materi pembelajaran di antaranya :
  1. Pembelajaran I : Materi tentang musyawarah; 
  2. Pembelajaran II : Materi tentang menghargai suara terbanyak; 
  3. Pembelajaran III : Materi tentang bersikap lapang dada; 
  4. Pembelajaran 4 : Materi tentang nilai-nilai kejujuran; 
  5. Pembelajaran 5 : Materi tentang perilaku jujur.
Kumpulan Materi PKN Kelas II SD/MI Semester 2
Baca Juga Buku Kurikulum 2013 Kelas 2 Semester 2 edisi Revisi 2017, Tema 5 Pengalamanku, Tema 6 Merawat Hewan dan Tumbuhan, Tema 7 Kebersamaan, Tema 8 Keselamatn di Rumah dan Perjalanan
PEMBELAJARAN 1 MUSYAWARAH Standar Kompetensi : 3. Menampilkan sikap demokratis. KD : 3.1 Mengenal kegiatan musyawarah. Ringkasan Materi Musyawarah berarti membicarakan suatu masalah bersama-sama untuk mendapatkan kesepakatan. Musyawarah dapat dilakukan dimana saja, di rumah, di sekolah dan di masyarakat.
- Musyawarah di rumah misalnya : menentukan acara liburan bersama ( rekreasi) atau mengadakan pesta ulang tahun, pesta pernikahan, atau perbaikan rumah dll.
- Musyawarah di sekolah misalnya : pemilihan ketua kelas, diskusi kelompok, piknik bersama, mengunjungi teman yang sakit dll.
- Musyawarah di masyarakat misalnya : pemilihan kepala desa, ketua RT atau RW, memperbaiki jalan dll.
Dalam musyawarah kita harus mementingkan kepentingan umum dari pada kepentingan pribadi. Setiap peserta musyawarah memiliki hak yang sama untuk mengeluarkan pendapat. Jika dalam musyawarah tidak mencapai kesepakatan, maka diadakan pengambilan suara terbanyak atau disebut voting. Hasil keputusan musyawarah harus dilaksanakan dengan penuh ikhlas dan tanggung jawab. Kegiatan bermusyawarah sesuai dengan pengamalan Pancasila yaitu sila ke-4 yang berbunyi ” Kerakyatan yang dipimpin oleh kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan”. Sila ke-4 dilambangkan kepala banteng. Sikap-sikap yang harus diterapkan dalam bermusyawarah agar musyawarah berjalan dengan baik yaitu :
1. Menghargai pendapat orang lain
2. Tidak memaksakan kehendak pada orang lain
3. Mentaati peraturan musyawarah
4. Mau menghargai suara terbanyak
5. Mampu mengendalikan diri
6. Menerima dan melaksanakan hasil/keputusan musyawarah
Hal-hal yang tidak boleh dilakukan dalam bermusyawarah antara lain:
1. Marah saat bermusyawarah
2. Tidak menghormati pemimpin rapat
3. Berbicara sendiri saat bermusyawarah
4. Tidak menanggapi usul teman

Link Download:
Ringkasan Materi PKN kelas 2 SD/MI semeter genap

Demikian yang dapat Admin sampaikan pada kesempatan ini perihal materi PKN pada jenjang SD kelas II, semoga file yang tersajadi dapat memberikan manfaat baik sebagai contoh dalam pelaksaan kegiatan pembelajaran yang Anda lakasankan pada semester 2. Referensi artikel ini dari Https://aksesguru.blogspot.com

20171215

Jadwal pelaksanaan UN Tahun Pelajaran 2017/2018 SMA, MA, SMK, SMP, MTs, Paket B, Wustha dan Paket C/Ulya

Jumat, Desember 15, 2017
Di kesempatan tulisan artikel kali ini Admin http://urlpendidikan.blogspot.com akan memberikan informasi mengenai Jadwal pelaksanaan UN Tahun Pelajaran 2017/2018 SMA, MA, SMK, SMP, MTs, Paket B, Wustha dan Paket C/Ulya. Ujian Nasional (UN) diselenggarakan untuk mengukur pencapaian kompetensi lulusan peserta didik pada jenjang satuan pendidikan dasar dan pendidikan menengah sebagai hasil dari proses pembelajaran sesuai dengan Standar Kompetensi Lulusan (SKL). Selain itu, salah satu kegunaan hasil UN adalah untuk melakukan pemetaan tingkat pencapaian hasil belajar siswa pada satuan pendidikan. Salah satu upaya untuk mewujudkan pendidikan berkualitas diperlukan adanya sistem penilaian yang dapat dipercaya (credible), dapat diterima (acceptable), dan dapat dipertanggunggugatkan (accountable).

Pelaksanaan UN Tahun 2018 mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2017 tentang Penilaian Hasil Belajar oleh Pemerintah dan Penilaian Hasil Belajar oleh Satuan Pendidikan. Dalam implementasinya, pelaksanaan UN mengacu kepada Peraturan Badan Standar Nasional Pendidikan Nomor: 0044/P/BSNP/XI/2017, tanggal 28 November 2017 tentang Prosedur Operasional Standar Penyelenggaraan Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2017/2018.

Perubahan penyelenggaraan UN Tahun Pelajaran 2017/2018 dibandingkan Tahun Pelajaran 2016/2017, di antaranya: (1) perluasan jangkauan pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) hingga ke Pendidikan Kesetaraan, (2) perubahan peran LPMP, (3) sanksi dan pelanggaran pada pelaksanaan UN, dan (4) metode sosialisasi UN.

Tujuan dan Manfaat Pelaksanaan UN Tahun 2018

1. Apakah tujuan penyelenggaraan UN?
a. UN bertujuan untuk mengukur pencapaian kompetensi lulusan pada mata pelajaran tertentu secara nasional dengan mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan (SKL).
b. UN sebagai sub-sistem penilaian dalam Standar Nasional Pendidikan (SNP) menjadi salah satu tolak ukur pencapaian SNP dalam rangka penjaminan dan peningkatan mutu pendidikan.
2. Apakah manfaat hasil UN?
Hasil UN digunakan untuk:
a. pemetaan mutu program pendidikan dan/atau satuan pendidikan;
b. pertimbangan seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya; dan
c. dasar pembinaan dan pemberian bantuan kepada satuan pendidikan untuk pemerataan dan peningkatan mutu pendidikan.

Maka dari itu persiapan perlu di laksanakan oleh setiap Sekolah/madrasah agar kegiatan Ujian Nasioan dapat berjalan baik dan lancar. Berikut Admin gambarkan sekilas mengenai jadwal pelaksanaan UN beserta link download lengkapnya di bawah ini.
Gambar di atas merupakan sekilas dari Jadwal UN untuk semua jenjang untuk Tahun 2018.Lebih lengkap dan jelas mengenai informasi tersebut dapat Bapak dan Ibu download file lengkapnya dalam bentuk pdf melalui link di bawah ini.
Download Jadwal pelaksanaan UN Tahun Pelajaran 2017/2018 SMA, MA, SMK, SMP, MTs, Paket B, Wustha dan Paket C/Ulya

20171205

Mekanisme Pendataan Calon Peserta UN Madrasah dan Pondok Pesantren MI, MTs, MA, Tahun 2018

Selasa, Desember 05, 2017
Mekanisme Pendataan Calon Peserta UN Madrasah dan Pondok Pesantren MI, MTs, MA, Tahun 2018
File yang akan Admin bagikan pada kesempatan kali ini mengenai Mekanisme Pendataan Calon Peserta UN Madrasah dan Pondok Pesantren MI, MTs, MA, Tahun 2018. Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2017-2018 akan segera di laksankan, sudah saat Bapak dan Ibu bersiap dari sekarang, maka dari itu Bagian Data, Sistem Informasi dan Hubungan Masyarakat Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Islam - Kementerian Agama RI mengeluarkan file Mekanisme Pendataan Calon Peserta Ujian Nasioanl dalam bentuk pdf sebagai informasi dalam pesiapan UN.

Pendataan Calon Peserta UN ini di tujukan untuk jenjang MI, MTs, MA, Pesantren Salafiyah Ula (setingkat MI), Pesantren Salafiyah Wustha (setingkat MTs), Pesantren Salafiyah Ulya (setingkat MA), Paket A, Paket B dan Paket C di bawah naungan Pondok Pesantren (dengan NPSN berawalan angka 6) melalui Emi (Education Management Information System) yang merupakan sistem informasi manajemen pendidikan yang dikembangkan oleh Ditjen Pendidikan Islam untuk mendukung pengelolaan data pokok lembaga pendidikan Islam, baik formal maupun non‐formal.

Berikut akan Admin informasikan sekilas ini dari file Mekanisme Pendataan Calon Peserta UN Madrasah dan Pondok Pesantren perihal Alur Pendatan Ujian nasional Kemenag :

Alur Pendataan UN Kemenag

1. Satuan pendidikan melakukan proses updating data EMIS TP 2017/2018, mulai dari data satuan pendidikan, peserta didik, PTK, kurikulum dan ruang kelas melalui Aplikasi EMIS Online;
2. Satuan pendidikan memastikan data profil siswa diupdate sesuai tingkat;
3. Satuan pendidikan mengunduh file data calon peserta UN hasil updating data dalam bentuk file berekstensi (.ez) dan berita acara serah terima data dari Aplikasi EMIS Online;
4. Satuan pendidikan memeriksa jumlah peserta didik dari hasil download dari Aplikasi EMIS Online;
5. Satuan pendidikan menyampaikan hasil download data ke Kankemenag Kab./Kota beserta berita acara serah terima data;
6. Satuan pendidikan meminta persetujuan pejabat di Kankemenag Kab./Kota untuk menandatangani berita acara serah terima data;
7. (i) Menyampaikan file berekstensi .ez dan berita acara serah terima data kepada Dinas Pendidikan Kab./Kota setempat untuk selanjutnya dilakukan proses sinkronisasi data dengan Aplikasi BIO-UN (jika belum terbentuk kepanitiaan bersama antara Dinas Pendidikan dengan Kankemenag Kab./Kota). (ii) Menyampaikan file berekstensi .ez dan berita acara serah terima data kepada Kankemenag Kab./Kota setempat untuk selanjutnya dilakukan proses sinkronisasi data dengan Aplikasi BIO-UN (jika sudah terbentuk kepanitiaan bersama antara Dinas Pendidikan dengan Kankemenag Kab./Kota).
8. Memperbaiki data hasil sinkronisasi (jika diperlukan).

Demikian sekilas yang dapat Admin tuliskan dari file Mekanisme Pendataan Calon Peserta UN, dan untuk lebih lengkap dan jelas mengenai informasi tersebut, Bapak dan Ibu dapat mendownloadnya pada link berikut ini.
Download Mekanisme Pendataan Calon Peserta UN Madrasah dan Pondok Pesantren Melalui Emis Tahun 2018 jenjang MI, MTs, MA, Pesantren Salafiyah Ula (setingkat MI), Pesantren Salafiyah Wustha (setingkat MTs), Pesantren Salafiyah Ulya (setingkat MA), Paket A, Paket B dan Paket C di bawah naungan Pondok Pesantren (dengan NPSN berawalan angka 6)

20171204

Instrumen Ujian Praktek SMK Tahun Pelajaran 2017-2018 Sekolah Menengah Kejuruan

Senin, Desember 04, 2017
Instrumen Ujian Praktek SMK Tahun Pelajaran 2017-2018 Sekolah Menengah Kejuruan
Pada jenjang sekolah kejuruan di akhir kegiatan pembelajaran tentunya akan di laksanakn kegiatan Ujian Praktek. Kita sebagai seorang Guru haruslah menyiapkan berbagai file pendukung agar kegiatan tersebut dapat berjalan baik dan lancar. Maka dari itu Admin Blog Pendidikan (UrlPendidikan.blogspot.com) akan membagikan Instrumen Ujian Praktek SMK Tahun Pelajaran 2017-2018 Sekolah Menengah Kejuruan secara lengkap untuk berbagai jurusan.

Dengan adanya Instrumen Ujian Praktek Kejuruan SMK ini di harapkan kegiatan yang akan Bapak dan Ibu laksanakan dapat berjalan baik dan lancar. Instrumen Ujian Praktek ini merupakan file penting yang harus di siapkan sesuai dengan peraturan kementrian dalam pelaksankan ujian praktek yang baik dan benar.

Ujian Praktik Kejuruan (UPK) yang merupakan bagian dari ujian kompetensi keahlian yang terdiri atas dua macam ujian, yaitu ujian teori kejuruan dan ujian praktik kejuruan. perangkat ujian praktik yang dikeluarkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Perangkat atau instrumen ujian praktik kejuruan ini bersifat terbuka dan dapat dijadikan sebagai sarana berlatih.

Berikut link download secara lengkap untuk Instrumen/ perangkat Ujian Praktek SMK Tahun Pelajaran 2017-2018

Instrumen atau Perangkat Ujian Praktek Kejuruan (UPK) SMK semua jurusan untuk tahun pelajaran 2017-2018.


Demikian informasi dan file yang dapat Admin sampaikan pada kesempatan artikel ini mengenai Instrumen Ujian Praktek SMK Tahun Pelajaran 2017-2018 Sekolah Menengah Kejuruan, semoga yang tersaji ini dapat memberikan manfaat bagi kegiatan Ujian Praktek Kejuruan (UPK).

20171114

Model-model Pembelajaran SMA Kurikulum 2013 Tahun 2017

Selasa, November 14, 2017
Model-model Pembelajaran SMA Kurikulum 2013 Tahun 2017
Model-model Pembelajaran SMA Kurikulum 2013 Tahun 2017 ini merupakan Informasi penting yang harus di ketahui oleh setiap Guru Sekolah Menengah Atas. Pengembangan model pembelajaran merupakan suatu rangkaian kegiatan dalam merancang pembelajaran K13 sebagai bentuk pertanggung-jawaban guru kepada siswa, masyarakat, bangsa dan negara. Untuk merealisasikannya guru perlu memahami prinsip-prinsip pedagogik salah satunya memahami model-model pembelajaran. Model pembelajaran merupakan kerangka konseptual yang melukiskan prosedur yang sistematis dalam mengorganisasikan pengalaman belajar untuk mencapai tujuan belajar. Guru dapat melaksanakan pembelajaran berdasarkan model pembelajaran tertentu atau dengan mengikuti langkah-langkah yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi siswa di masing-masing sekolah.

Pembelajaran yang diharapkan dalam Kurikulum 2013 adalah pembelajaran yang memperkaya pengalaman belajar siswa dengan menggunakan pendekatan berbasis keilmuan/saintifik. Guru dapat menerapkan berbagai model pembelajaran dengan pendekatan berbasis keilmuan dalam rangka mengembangkan tiga ranah kompetensi yaitu pengetahuan, keterampilan, dan sikap secara utuh. Menurut Arends (1997) tidak ada satupun model pembelajaran yang paling baik di antara yang lainnya. Masing-masing model pembelajaran memiliki kelebihan dan kekurangan. Oleh karena itu, dalam menggunakan model pembelajaran guru perlu menyesuaikan dengan berbagai pertimbangan antara lain karakteristik mata pelajaran, KD atau materi pembelajaran, karakteristik dan modalitas belajar siswa yang akan belajar dengan model tersebut, serta sarana pendukung belajar lainnya. Model pembelajaran tertentu tidak menutup kemungkinan akan menjadi sempurna dan sesuai dengan tujuan belajar manakala dilengkapi dengan model pembelajaran lain. Praktek ini mendorong tumbuhnya inovasi pembelajaran yang berdampak kepada situasi pembelajaran aktif (active learning).

Model Pembelajaran SMA K13 Tahun 2017

Permasalahan terkait dengan model pembelajaran sering muncul di kalangan guru. Guru belum tentu semuanya memahami model-model pembelajaran. Mengenal belum tentu mehamahi. Oleh karena itu, ada kalanya guru mengenal model pembelajaran tertentu kemudian menuangkannya ke dalam rencana pembelajaran, namun ketika diimplementasikan ternyata tidak bisa. Akhirnya, apa yang telah direncanakan hanya sebatas tulisan saja. Hal ini menunjukkan bahwa guru mengenal namun tidak memahami model pembelajaran yang dipilihnya. Fakta ini mengindikasikan bahwa guru masih mengalami kesulitan dalam memahami dan mengimplementasikan model-model pembelajaran ke dalam pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu, KD atau materi pelajaran, karakteristik dan modalitas belajar siswa, serta sarana pendukung belajar lainnya. Oleh karena itu, maka Direktorat Pembinaan SMA memandang perlu menerbitkan naskah Model-model Pembelajaran agar dapat digunakan sebagai salah satu referensi dalam pembelajaran sesuai dengan karakteristik Kurikulum 2013.

Model Pembelajaran SMA K13 Tahun 2017 ini disusun untuk membantu guru baik secara individual maupun kelompok dalam mengembangkan model pembelajaran Kurikulum 2013 sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu, KD atau materi pelajaran, karakteristik dan modalitas belajar siswa, serta sarana pendukung belajar lainnya. Maka dari itu tentunya file Model Pembelajaran ini sangatlah penting untuk Bapak dan Ibu pahami karena di dalamnya terdapat berbagai model pembelajaran yang tepat untuk pelaksanaan kegiatan pembelajaran Kurtilas/ K13.

Bagi Bapak dan Ibu yang membutuhkan file tersebut dalam bentuk pdf, di sini Admin urlPendidikan telah menyiapkannya secara lengkap untukAnda miliki. Silahkan untuk mendownloadnya pada link di bawah ini.
Download Model-model Pembelajaran SMA Kurikulum 2013 Tahun 2017 Pdf

20171109

TATA KELOLA PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI GURU (PPG) 2017

Kamis, November 09, 2017
TATA KELOLA PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI GURU (PPG) 2017
Pada Kesempatan artikel ini Admin akan membagikan File Panduan Tata Kelola Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) dan Pedoman PPG 2017 agar memberikan informasi yang akurat untuk Bapak dan Ibu yang saat ini sedang mencari informasi mengenai hal tersebut. Amanat Undang-undang Nomor 14 Tahun 2004 tentang Guru dan Dosen pasal 8 menyebutkan bahwa Guru wajib memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Dalam Undang-undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi pasal 17 ayat (1) menyatakan bahwa pendidikan profesi merupakan pendididkan tinggi setelah program sarjana yang menyiapkan mahasiswa dalam pekerjaan yang memerlukan persyaratan keahlian khusus. Penyiapan Guru sebagai pendidik profesional dinyatakan pula pada Peraturan Pemerintah Nomor 74 tahun 2008 tentang Guru. Regulasi tersebut melandasi terjadinya reformasi guru di Indonesia dimana guru harus disiapkan melalui pendidikan profesi setelah program sarjana.
Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) dikembangkan oleh Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) dengan mengacu kepada Standar Pendidikan Guru (Standar DikGu) yang mencakup standar pendidikan, standar penelitian, dan standar pengabdian kepada masyarakat.

TATA KELOLA PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI GURU (PPG) 2017

DAFTAR ISI ................................................................................................................III
DAFTAR GAMBAR .................................................................................................... IV
BAGIAN I .................................................................................................................... 1
AJUAN PESERTA PPG .................................................................................................. 1
CARA MENDAFTAR SEBAGAI PESERTA DIKLAT PPG ...................................................... 1
BAGIAN II ................................................................................................................... 6
KELOLA AJUAN PPG OLEH ADMIN LPMP ..................................................................... 6
CETAK AKUN INSTITUSI LPMP ................................................................................ 6
TAMBAH ADMIN / OPERATOR LPMP ....................................................................... 8
KELOLA AJUAN PPG OLEH LPMP .......................................................................... 10
LOGIN DAN AKTIVASI LAYANAN OLEH OPERATOR LPMP 11
PERSETUJUAN AJUAN PPG 13
PENOLAKAN AJUAN PPG 15
BATAL SETUJUI ATAU BATAL TOLAK AJUAN PPG 17
UNDUH DAFTAR AJUAN PPG 18
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1. 1 Halaman login ......................................................................... 1
Gambar 1. 2 Notifikasi pemberitahuan........................................................ 1
Gambar 1. 3 Klik tombol Mendaftar ........................................................... 2
Gambar 1. 4 Klik Mendaftar sekarang ........................................................ 2
Gambar 1. 5 lengkapi formulir pendaftaran ................................................ 2
Gambar 1. 6 Cek kembali data Anda ........................................................... 3
Gambar 1. 7 Klik tombol cetak ................................................................... 3
Gambar 1. 8 Contoh surat ajuan pendaftaran .............................................. 4
Gambar 1. 9 Menu PPG ............................................................................... 4
Gambar 1. 10 Contoh tampilan status ajuan yang disetujui ........................ 5
Gambar 1. 11 Contoh tampilan status ajuan yang ditolak ........................... 5
Gambar 1. 12 Klik tombol Batal Ajuan ....................................................... 5
Gambar 2. 1 Halaman login ......................................................................... 6
Gambar 2. 2 Pilih menu Akun Institusi ....................................................... 6
Gambar 2. 3 Pilih jenis institusi................................................................... 6
Gambar 2. 4 Pilih akun institusi LPMP ....................................................... 7
Gambar 2. 5 Klik Reset Password ............................................................... 7
Gambar 2. 6 Contoh surat akun institusi ..................................................... 7
Gambar 2. 7 Login Akun Insitusi LPMP ..................................................... 8
Gambar 2. 8 Pilih menu Akun Admin LPMP ............................................. 8
Gambar 2. 9 Klik tombol tambah (+) .......................................................... 9
Gambar 2. 10 Set sebagai operator LPMP .................................................. 9
Gambar 2. 11 Klik tombol Cetak................................................................. 9
Gambar 2. 12 Contoh surat akun layanan.................................................. 10
Gambar 2. 13 Pilih Instansi ....................................................................... 11
Gambar 2. 14 Pilih LPMP yang sesuai ...................................................... 11
Gambar 2. 15 Masukan token yang sesuai ................................................ 12
Gambar 2. 16 Halaman beranda operator LPMP ...................................... 12
Gambar 2. 17 Klik Kelola Ajuan PPG ...................................................... 13
Gambar 2. 18 Daftar Ajuan PPG............................................................... 13
Gambar 2. 19 Klik Verifikasi Formulir..................................................... 13
Gambar 2. 20 Pilih YA.............................................................................. 14
Gambar 2. 21 Konfirmasi dan Simpan ...................................................... 14
Gambar 2. 22 Status persetujuan ............................................................... 14
Gambar 2. 23 Klik menu Kelola Ajuan PPG ............................................ 15
Gambar 2. 24 Daftar Ajuan PPG............................................................... 15
Gambar 2. 25 Klik Verifikasi formulir ..................................................... 15
Gambar 2. 26 Pilih Tidak .......................................................................... 16
Gambar 2. 27 Konfirmasi dan Simpan ...................................................... 16
Gambar 2. 28 Status penolakan ajuan PPG ............................................... 17
Gambar 2. 29 Batal setujui ajuan .............................................................. 17
Gambar 2. 30 Batal tolak ajuan ................................................................. 18
Gambar 2. 31 Pilih menu Kelola Ajuan PPG ............................................ 18
Gambar 2. 32 Klik tombol Unduh............................................................. 19
Gambar 2. 33 Contoh file hasil unduh data ajuan PPG............................. 19

Itulah Sekilas gambaran yang dapat Admin tuliskan dari Kelola Program PPG, lebih lengkap untuk informasi tersebut Bapak dan Ibu dapat mendownload filenya secara lengkap dalam bentuk pdf pada link di bawah ini.

20171018

Materi Kegiatan Masa Orientasi Siswa (MOS/ MOPDB) jenjang SD SMP SMA SMK

Rabu, Oktober 18, 2017
Materi Kegiatan Masa Orientasi Siswa (MOS) jenjang SD SMP SMA SMK
Materi Kegiatan Masa Orientasi Siswa (MOS/ MOPDB) jenjang SD SMP SMA SMK   - MOS merupakan kegiatan Awal bagi siswa baru yang baru saja dalam jenjang pendidikan yang baru seperti dari SD ke SMP atau dari SMP ke SMA/ SMK. Tujuanya yaiut untuk mengenalkan peserta didik/ Siswa Baru dalam lingkungan belajar yang baru agar memiliki kesiapan belajar yang baik. Mereka dikenalkan tentang fasilitas belajar, strategi belajar, kurikulum, tata tertib siswa, kultur akademik, pendidik dan tenaga kependidikan, serta teman-teman, baik seangkatan, maupun kakak-kakak kelasnya.

Kegiatan Masa Orientasi Siswa SD SMP SMA SMK haruslah memberikan wawasan dan kependidikan serta memberikan informasi dan pengetahuai mengenai berbagai hal yang bersangakutand dengan sekolah barunya. Maka dari itu di butuhkanlah materi yang baik dan benar.

Materi MOS SD SMP SMA SMK 

Maka dari itu Admin di kesempatan artikel ini akan membagikan Materi Kegiatan Masa Orientasi Siswa (MOS) jenjang SD SMP SMA SMK yang lengkap baik dan benar dapat menjadi sebuah referensi dalam melaksankan kegiatan tersebut agar terhindar atau di jauhkan dari penyalahgunaan kegiatan MOS. Bagi Anda yang membutuhkan Materi tersebut secara lengkap, silahkan langsung saja untuk mendownloadnya pada link di bawah ini.

Materi Kegiatan MOS/MOPD tentang Kegiatan Ekstrakulikur di sekolah
Materi Kegiatan MOS/MOPD tentang Kegiatan Pembelajaran di Kelas yang Efektif
Materi Kegiatan MOS/MOPD tentang Tata Krama Siswa di Sekolah 
Materi Kegiatan MOS/MOPD tentang SK Kegiatan MOS tahun Pelajaran 2017/2018
Materi Kegiatan MOS/MOPD tentang Materi MOS Pilihan 
Materi Kegiatan MOS/MOPD tentang Pendidikan Karakter

Semoga yang dapat kami bagikan pada Artikel kali ini dapat memberikan manfaat sesuai dengan kebutuhan dan pencarian Anda mengenai Materi Kegiatan MOS/ MOPDB jenjang SD SMP SMA SMK  serta dapat melengkapi Perangkat Pembelajaran Gurunya untuk berbagai kegiatan yang sedang di laksanakan dan di kerjakan.

Labels

Labels

Labels

Copyright © Pendidikan. All rights reserved. Template by CB Blogger