Tampilkan postingan dengan label PKB. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PKB. Tampilkan semua postingan

20191019

Paket Materi SMP PKB Melalui PKP Berbasis Zonasi 2019

Sabtu, Oktober 19, 2019
Download modul buku Paket Materi SMP PKB Melalui PKP Berbasis Zonasi 2019
Pada kesempatan artikel ini Admin akan membagikan Kumpulan Paket Unit Pembelajaran yang sudah tersusun untuk jenjang SMP hadirnya file ini diharapkan dapat meningkatkan pembelajaran. Unit Pembelajaran PKB melalui PKP Berbasis Zonasi ini dikembangkan dikhususkan untuk Pendidikan Dasar yang dalam hal ini akan melibatkan KKG SD dan MGMP SMP.

Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan melalui Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP) Berbasis Zonasi Tahun 2019 ini dikembangkan dengan menekankan pembelajaran yang berorientasi pada Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi atau Higher Order Thinking Skills (HOTS).

Untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, serta pemerataan mutu pendidikan, maka pelaksanaan Program PKP mempertimbangkan pendekatan kewilayahan, atau dikenal dengan istilah zonasi. Melalui langkah ini, pengelolaan Pusat Kegiatan Guru (PKG) musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) SMP yang selama ini dilakukan melalui Gugus atau Rayon dalam zonasinya, dapat terintegrasi melalui zonasi pengembangan dan pemberdayaan guru. Zonasi memperhatikan keseimbangan dan keragaman mutu pendidikan di lingkungan terdekat, seperti status akreditasi sekolah, nilai kompetensi guru, capaian nilai rata-rata UN/USBN sekolah, atau pertimbangan mutu lainnya.

Paket Materi yang Admin bagikan untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama ini terdiri dari mata pelajaran IPS, IPA, Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, BK Bimbingan Konseling, PPKn, Seni Budaya, PJOK, dan Informatika.

Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan melalui Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Berbasis Zonasi merupakan salah satu upaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan meningkatkan kualitas lulusan. Program ini dikembangkan mengikuti arah kebijakan Kemendikbud yang menekankan pada pembelajaran berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skills (HOTS).

Keterampilan berpikir tingkat tinggi adalah proses berpikir kompleks dalam menguraikan materi, membuat kesimpulan, membangun representasi, menganalisis dan membangun hubungan dengan melibatkan aktivitas mental yang paling dasar yang sebaiknya dimiliki oleh seorang guru professional.

Itulah sekilas yang Admin informasikan mengenai PKB to PKP selengkapnya mengenai Modul/ Buku paket materi pembelajaran tersebut dapat Bapak dan Ibu unduh pada link dibawah ini:
Unit Pembelajaran PKP IPS SMP.pdf (LINK DOWNLOAD)
Unit Pembelajaran PKP IPA SMP.pdf (LINK DOWNLOAD)
Unit Pembelajaran PKP Matematika SMP.pdf (LINK DOWNLOAD)
Unit Pembelajaran PKP Bahasa Indonesia SMP.pdf (LINK DOWNLOAD)
Unit Pembelajaran PKP Bahasa Inggris SMP.pdf (LINK DOWNLOAD)
Unit Pembelajaran PKP Bimbingan Konseling SMP.pdf (LINK DOWNLOAD)
Unit Pembelajaran PKP PPKn SMP.pdf (LINK DOWNLOAD)
Unit Pembelajaran PKP Seni Budaya SMP.pdf (LINK DOWNLOAD)
Unit Pembelajaran PKP PJOK SMP.pdf (LINK DOWNLOAD)
Unit Pembelajaran PKP Informatika SMP.pdf (LINK DOWNLOAD)
Buku Pembelajaran HOTS SMP.pdf (LINK DOWNLOAD)
Buku Penilaian HOTS SMP.pdf (LINK DOWNLOAD)

20181116

Laporan OJL Kelas Awal/ Bawah PKB Guru Pembelajar Tahun 2018/ 2019

Jumat, November 16, 2018
Laporan OJL Kelas Awal/ Bawah PKB Guru Pembelajar Tahun 2018/ 2019
Laporan OJL PKB Kelas Awal / Bawah Tahun 2018-2019 (On The Job Learning) - Kegiatan Pengembangan Keprofesian berkelanjutan Pada tahun 2018 ini telah di laksankan, Ditjen GTK mengembangkan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan yang merupakan kelanjutan dari Program Guru Pembelajar dengan tujuan utama untuk meningkatkan kompetensi guru yang ditunjukkan dengan kenaikkan capaian nilai UKG dengan rata-rata nasional yaitu 70. Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan ini dilaksanakan berbasis komunitas Guru dan Tenaga Kependidikan (komunitas GTK).

Pemberdayaan komunitas GTK, dalam hal ini Pusat Kegiatan Gugus/Kelompok Kerja Guru (KKG)/Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP)/Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK)/Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS)/Kelompok Kerja Pengawas Sekolah (KKPS), merupakan salah satu prioritas Ditjen GTK. Oleh karena itu dalam rangka pemberdayaan komunitas GTK, Ditjen GTK melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang dalam hal ini Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) dan Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kelautan Perikanan, Teknologi Informasi, dan Komunikasi (LPPPTK KPTK), serta Dinas Pendidikan atau instansi publik lainnya menyelenggarakan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan yang berbasis komunitas GTK.
Mengingat penyelenggaraan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan membutuhkan biaya yang sangat besar, pelaksanaan program ini diharapkan tidak hanya didanai oleh anggaran pemerintah pusat, namun melibatkan juga anggaran pemerintah daerah, lembaga swasta/BUMN melalui Corporate Social Responsibility (CSR), serta pembiayaan mandiri dari peserta.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan mengembangkan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan dalam 3 (tiga) moda, yaitu (1) Tatap Muka; (2) Daring Murni (full online learning); dan (3) Daring Kombinasi (kombinasi daring dan tatap muka (blended learning).

Klasifikasi moda tersebut dilaksanakan dengan mempertimbangkan hal-hal berikut:
1. Peta kompetensi guru berdasarkan hasil UKG
2. Jumlah guru yang sangat besar
3. Letak geografis dan distribusi guru diseluruh Indonesia
4. Ketersediaan koneksi internet
5. Tingkat literasi guru dalam Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
6. Efisiensi biaya dan fleksibilitas pembelajaran
7. Adanya beberapa unsur mata pelajaran (misalnya pelajaran vokasi) yang sulit untuk disampaikan secara daring.

Partisipasi peserta dalam Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) ini sangat penting karena dapat mengembangkan keterampilan instruksional dan pengetahuan terhadap konten pembelajaran yang bersangkutan. Melalui sumber belajar dalam berbagai bentuk dan referensi yang tersedia di sistem PKB, peserta dapat mengikuti pembelajaran untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan terkait dengan materi pembelajaran yang disajikan.

Kegiatan PKB ini di isi dengan berbagai materi, mengerjakan berbagai tugas untuk di laporkan ke pusat dan mengerjakan berbagai soal. Pada kegiatan tugas seorang peserta (Guru) harus mengerjakan dan membuat OJL (On The Job Learning) . Nah kegiatan membuat laporan ini yang lumayan akan membuat kita bekerja keras karena harus di kerjakan oleh masing-masing peserta/kelompok.

Setelah kegiatan PKB tersebut telah di selesaikan, Bapak dan Ibu tinggal menunggu untuk melaksakan Post Test, melaksankan kegiatan UKG Online (uji kompetensi guru). Nah dalam artikel ini Admin akan membagikan sebuah Contoh Laporan PKB OJL yang di buat oleh pada tahun ini 2018-2019, yang tentunya akan bisa menjadi sebuah referensi bagi Bapak dan Ibu dalam membuat laporan yang serupa.

Laporan PKB OJL Kelas Awal Tahun 2018/ 2019

Admin telah menyiapkan contoh laporan OJL PKB ini secara lengkap. bagi yang membutuhkannya silahkan untuk mendownloadnya pada link di bawah ini.
Contoh Laporan OJL PKB Kelas Awal / Bawah
Kelas Awal Download

Referensi file lainnya untuk kegiatan PKB Kelas Awal / Bawah, sebagai berikut :
LK Lengkap Kelas Awal Download

Semoga yang dapat kami bagikan pada Artikel kali ini dapat memberikan manfaat sesuai dengan kebutuhan dan pencarian Anda mengenai Contoh Laporan OJL PKB Kelas Awal serta dapat melengkapi Perangkat Pembelajaran Gurunya untuk berbagai kegiatan yang sedang di laksanakan dan di kerjakan.

Laporan OJL Kelas Tinggi PKB Guru Pembelajar Tahun 2018/ 2019

Jumat, November 16, 2018
Laporan OJL Kelas Tinggi PKB Guru Pembelajar Tahun 2018/ 2019
Laporan OJL PKB Kelas Tinggi / Atas 2018-2019 (On The Job Learning) - Kegiatan Pengembangan Keprofesian berkelanjutan Pada tahun 2018 ini telah di laksankan, Ditjen GTK mengembangkan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan yang merupakan kelanjutan dari Program Guru Pembelajar dengan tujuan utama untuk meningkatkan kompetensi guru yang ditunjukkan dengan kenaikkan capaian nilai UKG dengan rata-rata nasional yaitu 70. Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan ini dilaksanakan berbasis komunitas Guru dan Tenaga Kependidikan (komunitas GTK).

Pemberdayaan komunitas GTK, dalam hal ini Pusat Kegiatan Gugus/Kelompok Kerja Guru (KKG)/Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP)/Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK)/Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS)/Kelompok Kerja Pengawas Sekolah (KKPS), merupakan salah satu prioritas Ditjen GTK. Oleh karena itu dalam rangka pemberdayaan komunitas GTK, Ditjen GTK melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang dalam hal ini Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) dan Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kelautan Perikanan, Teknologi Informasi, dan Komunikasi (LPPPTK KPTK), serta Dinas Pendidikan atau instansi publik lainnya menyelenggarakan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan yang berbasis komunitas GTK.
Mengingat penyelenggaraan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan membutuhkan biaya yang sangat besar, pelaksanaan program ini diharapkan tidak hanya didanai oleh anggaran pemerintah pusat, namun melibatkan juga anggaran pemerintah daerah, lembaga swasta/BUMN melalui Corporate Social Responsibility (CSR), serta pembiayaan mandiri dari peserta.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan mengembangkan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan dalam 3 (tiga) moda, yaitu (1) Tatap Muka; (2) Daring Murni (full online learning); dan (3) Daring Kombinasi (kombinasi daring dan tatap muka (blended learning).

Klasifikasi moda tersebut dilaksanakan dengan mempertimbangkan hal-hal berikut:
1. Peta kompetensi guru berdasarkan hasil UKG
2. Jumlah guru yang sangat besar
3. Letak geografis dan distribusi guru diseluruh Indonesia
4. Ketersediaan koneksi internet
5. Tingkat literasi guru dalam Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
6. Efisiensi biaya dan fleksibilitas pembelajaran
7. Adanya beberapa unsur mata pelajaran (misalnya pelajaran vokasi) yang sulit untuk disampaikan secara daring.

Partisipasi peserta dalam Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) ini sangat penting karena dapat mengembangkan keterampilan instruksional dan pengetahuan terhadap konten pembelajaran yang bersangkutan. Melalui sumber belajar dalam berbagai bentuk dan referensi yang tersedia di sistem PKB, peserta dapat mengikuti pembelajaran untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan terkait dengan materi pembelajaran yang disajikan.

Kegiatan PKB ini di isi dengan berbagai materi, mengerjakan berbagai tugas untuk di laporkan ke pusat dan mengerjakan berbagai soal. Pada kegiatan tugas seorang peserta (Guru) harus mengerjakan dan membuat OJL (On The Job Learning) . Nah kegiatan membuat laporan ini yang lumayan akan membuat kita bekerja keras karena harus di kerjakan oleh masing-masing peserta/kelompok.

Setelah kegiatan PKB tersebut telah di selesaikan, Bapak dan Ibu tinggal menunggu untuk melaksakan Post Test, melaksankan kegiatan UKG Online (uji kompetensi guru). Nah dalam artikel ini Admin akan membagikan sebuah Contoh Laporan PKB OJL yang di buat oleh pada tahun ini 2018-2019, yang tentunya akan bisa menjadi sebuah referensi bagi Bapak dan Ibu dalam membuat laporan yang serupa.

Laporan PKB OJL Kelas Tinggi Tahun 2018/ 2019

Admin telah menyiapkan contoh laporan OJL PKB ini secara lengkap. bagi yang membutuhkannya silahkan untuk mendownloadnya pada link di bawah ini.
Contoh Laporan OJL PKB Kelas Atas
Kelas Tinggi Atas Download

Referensi file lainnya untuk kegiatan PKB Kelas Tinggi, sebagai berikut :
LK Lengkap Kelas Tinggi Atas Download

Semoga yang dapat kami bagikan pada Artikel kali ini dapat memberikan manfaat sesuai dengan kebutuhan dan pencarian Anda mengenai Contoh Laporan OJL PKB Kelas Atas serta dapat melengkapi Perangkat Pembelajaran Gurunya untuk berbagai kegiatan yang sedang di laksanakan dan di kerjakan.

20171030

Kumpulan Soal Post Test PKB 2017-2018

Senin, Oktober 30, 2017
Kumpulan Soal Post Test PKB 2017-2018
Soal Post Test PKB 2017-2018 merupakan salah satu kegiatan yang harus di ikuti oleh seorang Guru yang sudah mengikuti kegiatan PKB (Program Penegembangan Keprofesian Berkelanjutan) yang saat ini sedang marak di laksanakan di seluruh Indonesia pada jenjang PAUD/ TK SD (Kelas Atas/Tinggi dan Bawah/Rendah), SMP dan SMA Sesuai Mata Pelajaran yang di Ampu nya, Pengawas dan Kepala Sekolah. Proses penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar dalam rangka meningkatkan kemampuan dan kompetensi guru dalam melaksanakan tugas profesinya memiliki tujuan utama untuk meningkatkan kompetensi guru yang ditunjukkan dengan kenaikkan capaian nilai UKG dengan rata-rata nasional yaitu 70. Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan ini dilaksanakan berbasis komunitas Guru dan Tenaga Kependidikan (komunitas GTK).

Mengingat penyelenggaraan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan membutuhkan biaya yang sangat besar, pelaksanaan program ini diharapkan tidak hanya didanai oleh anggaran pemerintah pusat, namun melibatkan juga pembiayaan mandiri dari peserta atau lebih di kenal dengan singkatan MANDIRI dan BANTAH.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan mengembangkan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan dalam 3 (tiga) moda, yaitu (1) Tatap Muka; (2) Daring Murni (full online learning); dan (3) Daring Kombinasi (kombinasi daring dan tatap muka (blended learning)).
Klasifikasi moda tersebut dilaksanakan dengan mempertimbangkan hal-hal berikut:
1. Peta kompetensi guru berdasarkan hasil UKG
2. Jumlah guru yang sangat besar
3. Letak geografis dan distribusi guru diseluruh Indonesia
4. Ketersediaan koneksi internet
5. Tingkat literasi guru dalam Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
6. Efisiensi biaya dan fleksibilitas pembelajaran
7. Adanya beberapa unsur mata pelajaran (misalnya pelajaran vokasi) yang sulit untuk disampaikan secara daring.

Soal Post Test PKB 2017-2018

Setelah seluruh kegiatan pembelajaran pada kegiatan PKB berakhir Bapak dan Ibu akan di ikut sertakan dengan tujuan utama dari kegiatan tersebut yaitu Uji Kompetensi Guru Online (UKG) yang akan di laksankan sesuai dengan jadwal yang telah mentor berikan yaitu pada tahun 2017 dan 2018. Nah sebagai bahan latihan kegiatan dalam mengikuti kegiatan POST TEST PKB berikut akan Admin bagikan secara lengkap Contoh dan latihan soal PKB untuk kegiatan UKG Online 2017-2018 pada link di bawah ini.
Download Soal Post Test PKB/ UKG Online 2017-2018 Pengawas Sekolah
Download Soal Post Test PKB/ UKG Online 2017-2018 Kepala Sekolah

Download Soal Post Test PKB/ UKG Online 2017-2018 Guru TK/ PAUD
Download Soal Post Test PKB/ UKG Online 2017-2018 Guru SMP
Download Soal Post Test PKB/ UKG Online 2017-2018 Guru SMA
Demikian Contoh dan Latihan serta Prediksi Post Test PKB 2017-2018 untuk PAUD/ TK, SD Kelas Atas dan Bawah, SMP serta SMA Semua Mata Pelajaran, Pengawas dan Kepala Sekolah. Semoga yang di sajikan kali ini dapat memberikan manfaat yang sangat besar dalam kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan.

20171022

Contoh Lembar Kerja LK PKB Kelas Atas 2017-2018

Minggu, Oktober 22, 2017
Lembar Kerja LK PKB Kelas Atas 2017-2018 - Kegiatan Pengembangan Keprofesian berkelanjutan Pada tahun 2017 ini telah di laksankan, Ditjen GTK mengembangkan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan yang merupakan kelanjutan dari Program Guru Pembelajar dengan tujuan utama untuk meningkatkan kompetensi guru yang ditunjukkan dengan kenaikkan capaian nilai UKG dengan rata-rata nasional yaitu 70. Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan ini dilaksanakan berbasis komunitas Guru dan Tenaga Kependidikan (komunitas GTK).

Contoh Lembar Kerja LK PKB Kelas Atas 2017-2018
Contoh Lembar Kerja LK PKB Kelas Atas 2017-2018, Pemberdayaan komunitas GTK, dalam hal ini Pusat Kegiatan Gugus/Kelompok Kerja Guru (KKG)/Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP)/Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK)/Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS)/Kelompok Kerja Pengawas Sekolah (KKPS), merupakan salah satu prioritas Ditjen GTK. Oleh karena itu dalam rangka pemberdayaan komunitas GTK, Ditjen GTK melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang dalam hal ini Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) dan Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kelautan Perikanan, Teknologi Informasi, dan Komunikasi (LPPPTK KPTK), serta Dinas Pendidikan atau instansi publik lainnya menyelenggarakan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan yang berbasis komunitas GTK.
Mengingat penyelenggaraan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan membutuhkan biaya yang sangat besar, pelaksanaan program ini diharapkan tidak hanya didanai oleh anggaran pemerintah pusat, namun melibatkan juga anggaran pemerintah daerah, lembaga swasta/BUMN melalui Corporate Social Responsibility (CSR), serta pembiayaan mandiri dari peserta.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan mengembangkan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan dalam 3 (tiga) moda, yaitu (1) Tatap Muka; (2) Daring Murni (full online learning); dan (3) Daring Kombinasi (kombinasi daring dan tatap muka (blended learning).

Klasifikasi moda tersebut dilaksanakan dengan mempertimbangkan hal-hal berikut:
1. Peta kompetensi guru berdasarkan hasil UKG
2. Jumlah guru yang sangat besar
3. Letak geografis dan distribusi guru diseluruh Indonesia
4. Ketersediaan koneksi internet
5. Tingkat literasi guru dalam Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
6. Efisiensi biaya dan fleksibilitas pembelajaran
7. Adanya beberapa unsur mata pelajaran (misalnya pelajaran vokasi) yang sulit untuk disampaikan secara daring.

Partisipasi peserta dalam Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) ini sangat penting karena dapat mengembangkan keterampilan instruksional dan pengetahuan terhadap konten pembelajaran yang bersangkutan. Melalui sumber belajar dalam berbagai bentuk dan referensi yang tersedia di sistem PKB, peserta dapat mengikuti pembelajaran untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan terkait dengan materi pembelajaran yang disajikan.

Kegiatan PKB ini di isi dengan berbagai materi, mengerjakan berbagai tugas untuk di laporkan ke pusat dan mengerjakan berbagai soal. Pada kegiatan tugas seorang peserta (Guru) harus mengerjakan dan membuat OJL (On The Job Learning) serta LK Lembar kerja. Nah kegiatan membuat laporan ini yang lumayan akan membuat kita bekerja keras karena harus di kerjakan oleh masing-masing peserta/kelompok.

Setelah kegiatan PKB tersebut telah di selesaikan, Bapak dan Ibu tinggal menunggu untuk melaksakan Post Test, melaksankan kegiatan UKG Online (uji kompetensi guru). Nah dalam artikel ini Admin akan membagikan sebuah Contoh Laporan Lembar Kerja/ LK PKB OJL Kelas Atas yang di buat oleh pada tahun ini 2017-2018, yang tentunya akan bisa menjadi sebuah referensi bagi Bapak dan Ibu dalam membuat laporan yang serupa.

Lembar Kerja PKB Kelas ATAS SD 2017-2018

Admin Akses Guru telah menyiapkan laporan Lembar Kerja dan Pembahasan LK PKB SD Kelas Atas 2017-2018 bagi yang membutuhkannya silahkan untuk mendownloadnya secara lengkap pada link di bawah ini.
Download Lembar Keja LK Lengkap Kelas Atas Kelompok Kompetensi 1
Download Lembar Keja LK Lengkap Kelas Atas Kelompok Kompetensi 2
Download Lembar Keja LK Lengkap Kelas Atas Kelompok Kompetensi 3

Semoga yang dapat kami bagikan pada Artikel kali ini dapat memberikan manfaat sesuai dengan kebutuhan dan pencarian Anda mengenai Contoh Lembar Kerja LK PKB Kelas Atas serta dapat melengkapi Perangkat Pembelajaran Gurunya untuk berbagai kegiatan yang sedang di laksanakan dan di kerjakan.

20171015

Contoh Laporan OJL PKB Kelas Bawah 2017-2018

Minggu, Oktober 15, 2017
Contoh Laporan OJL PKB Kelas Bawah 2017-2018
Laporan OJL PKB Kelas Bawah 2017-2018 (On The Job Learning) - Mengingat penyelenggaraan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan membutuhkan biaya yang sangat besar, pelaksanaan program ini diharapkan tidak hanya didanai oleh anggaran pemerintah pusat, namun melibatkan juga anggaran pemerintah daerah, lembaga swasta/BUMN melalui Corporate Social Responsibility (CSR), serta pembiayaan mandiri dari peserta.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan mengembangkan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan dalam 3 (tiga) moda, yaitu (1) Tatap Muka; (2) Daring Murni (full online learning); dan (3) Daring Kombinasi (kombinasi daring dan tatap muka (blended learning).

Klasifikasi moda tersebut dilaksanakan dengan mempertimbangkan hal-hal berikut:
1. Peta kompetensi guru berdasarkan hasil UKG
2. Jumlah guru yang sangat besar
3. Letak geografis dan distribusi guru diseluruh Indonesia
4. Ketersediaan koneksi internet
5. Tingkat literasi guru dalam Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
6. Efisiensi biaya dan fleksibilitas pembelajaran
7. Adanya beberapa unsur mata pelajaran (misalnya pelajaran vokasi) yang sulit untuk disampaikan secara daring.

Partisipasi peserta dalam Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) ini sangat penting karena dapat mengembangkan keterampilan instruksional dan pengetahuan terhadap konten pembelajaran yang bersangkutan. Melalui sumber belajar dalam berbagai bentuk dan referensi yang tersedia di sistem PKB, peserta dapat mengikuti pembelajaran untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan terkait dengan materi pembelajaran yang disajikan.

Kegiatan PKB ini di isi dengan berbagai materi, mengerjakan berbagai tugas untuk di laporkan ke pusat dan mengerjakan berbagai soal. Pada kegiatan tugas seorang peserta (Guru) harus mengerjakan dan membuat OJL (On The Job Learning) . Nah kegiatan membuat laporan ini yang lumayan akan membuat kita bekerja keras karena harus di kerjakan oleh masing-masing peserta/kelompok.

Setelah kegiatan PKB tersebut telah di selesaikan, Bapak dan Ibu tinggal menunggu untuk melaksakan Post Test, melaksankan kegiatan UKG Online (uji kompetensi guru). Nah dalam artikel ini Admin akan membagikan sebuah Contoh Laporan PKB OJL yang di buat oleh pada tahun ini 2017-2018, yang tentunya akan bisa menjadi sebuah referensi bagi Bapak dan Ibu dalam membuat laporan yang serupa.

Laporan PKB OJL Kelas Bawah Tahun 2017-2018

Admin telah menyiapkan laporan OJL PKB ini secara lengkap. bagi yang membutuhkannya silahkan untuk mendownloadnya pada link di bawah ini.

Contoh Laporan OJL PKB Kelas Bawah

Kelas Bawah Download
LK Lengkap Kelas Bawah Download

Semoga yang dapat kami bagikan pada Artikel kali ini dapat memberikan manfaat sesuai dengan kebutuhan dan pencarian Anda mengenai Contoh Laporan OJL PKB Kelas Bawah serta dapat melengkapi Perangkat Pembelajaran Gurunya untuk berbagai kegiatan yang sedang di laksanakan dan di kerjakan.

Contoh Laporan OJL PKB Kelas Atas 2017-2018

Minggu, Oktober 15, 2017
Laporan OJL PKB Kelas Atas 2017-2018 (On The Job Learning) - Kegiatan Pengembangan Keprofesian berkelanjutan Pada tahun 2017 ini telah di laksankan, Ditjen GTK mengembangkan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan yang merupakan kelanjutan dari Program Guru Pembelajar dengan tujuan utama untuk meningkatkan kompetensi guru yang ditunjukkan dengan kenaikkan capaian nilai UKG dengan rata-rata nasional yaitu 70. Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan ini dilaksanakan berbasis komunitas Guru dan Tenaga Kependidikan (komunitas GTK).

Contoh Laporan OJL PKB Kelas Atas 2017-2018Pemberdayaan komunitas GTK, dalam hal ini Pusat Kegiatan Gugus/Kelompok Kerja Guru (KKG)/Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP)/Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK)/Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS)/Kelompok Kerja Pengawas Sekolah (KKPS), merupakan salah satu prioritas Ditjen GTK. Oleh karena itu dalam rangka pemberdayaan komunitas GTK, Ditjen GTK melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang dalam hal ini Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) dan Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kelautan Perikanan, Teknologi Informasi, dan Komunikasi (LPPPTK KPTK), serta Dinas Pendidikan atau instansi publik lainnya menyelenggarakan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan yang berbasis komunitas GTK.
Mengingat penyelenggaraan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan membutuhkan biaya yang sangat besar, pelaksanaan program ini diharapkan tidak hanya didanai oleh anggaran pemerintah pusat, namun melibatkan juga anggaran pemerintah daerah, lembaga swasta/BUMN melalui Corporate Social Responsibility (CSR), serta pembiayaan mandiri dari peserta.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan mengembangkan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan dalam 3 (tiga) moda, yaitu (1) Tatap Muka; (2) Daring Murni (full online learning); dan (3) Daring Kombinasi (kombinasi daring dan tatap muka (blended learning).

Klasifikasi moda tersebut dilaksanakan dengan mempertimbangkan hal-hal berikut:
1. Peta kompetensi guru berdasarkan hasil UKG
2. Jumlah guru yang sangat besar
3. Letak geografis dan distribusi guru diseluruh Indonesia
4. Ketersediaan koneksi internet
5. Tingkat literasi guru dalam Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
6. Efisiensi biaya dan fleksibilitas pembelajaran
7. Adanya beberapa unsur mata pelajaran (misalnya pelajaran vokasi) yang sulit untuk disampaikan secara daring.

Partisipasi peserta dalam Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) ini sangat penting karena dapat mengembangkan keterampilan instruksional dan pengetahuan terhadap konten pembelajaran yang bersangkutan. Melalui sumber belajar dalam berbagai bentuk dan referensi yang tersedia di sistem PKB, peserta dapat mengikuti pembelajaran untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan terkait dengan materi pembelajaran yang disajikan.

Kegiatan PKB ini di isi dengan berbagai materi, mengerjakan berbagai tugas untuk di laporkan ke pusat dan mengerjakan berbagai soal. Pada kegiatan tugas seorang peserta (Guru) harus mengerjakan dan membuat OJL (On The Job Learning) . Nah kegiatan membuat laporan ini yang lumayan akan membuat kita bekerja keras karena harus di kerjakan oleh masing-masing peserta/kelompok.

Setelah kegiatan PKB tersebut telah di selesaikan, Bapak dan Ibu tinggal menunggu untuk melaksakan Post Test, melaksankan kegiatan UKG Online (uji kompetensi guru). Nah dalam artikel ini Admin akan membagikan sebuah Contoh Laporan PKB OJL yang di buat oleh pada tahun ini 2017-2018, yang tentunya akan bisa menjadi sebuah referensi bagi Bapak dan Ibu dalam membuat laporan yang serupa.

Laporan PKB OJL Kelas Atas Tahun 2017-2018

Admin telah menyiapkan laporan OJL PKB ini secara lenkgap. bagi yang membutuhkannya silahkan untuk mendownloadnya pada link di bawah ini.

Contoh Laporan OJL PKB Kelas Atas

Kelas Atas Download
LK Lengkap Kelas Atas Download

Semoga yang dapat kami bagikan pada Artikel kali ini dapat memberikan manfaat sesuai dengan kebutuhan dan pencarian Anda mengenai Contoh Laporan OJL PKB Kelas Atas serta dapat melengkapi Perangkat Pembelajaran Gurunya untuk berbagai kegiatan yang sedang di laksanakan dan di kerjakan.

Labels

Labels

Labels

Copyright © Pendidikan. All rights reserved. Template by CB Blogger